SAMPIT – Sebanyak enam pelajar asal SMPN 1 Sampit, mewakili Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengikuti Festival Kurikulum Merdeka di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) belum lama ini. Hal ini merupakan suatu kebanggan bagi sekolah karena terpilih mewakili Kotim.
“Ada enam siswa kami yang mewakili Kotim ke Festival Kurikulum Merdeka di Provinsi Kalteng selama 3 hari. Terdiri dari 2 siswa podcast, 2 siswa ajungan, 2 siswa pengisi panggung pembuka dan penutup,” kata Suyoso selaku Kepala SMPN 1 Sampit, Sabtu 25 Mei 2024.
Menurutnya, sebelum itu SMPN 1 Sampit juga sudah melaksanakan gebyar talenta dalam rangka menyambut festival kurikulum merdeka tingkat nasional pada 6 Juni 2024 dan di tingkat provinsi pada 5-7 Mei 2024 di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Kalteng.
“Ada 13 penampilan dalam Gebyar Talenta yang kami selenggarakan, yaitu vocal solo, habsy, pemandu doa, drumband, karungut, paduan suara, paskibraka, peraturan baris berbaris indah, teater, pramuka, tarian tradisional, dance dan fashion show serta pameran hasil portolio kelas 9,” bebernya.
Tambahnya, Kelas 7 dan 8 melaksanakan panen raya P5 sementara Kelas 9 asesmen peforma melalui kewirausahaan. Selama dua minggu persiapan produksi, empat hari penjualan tiket dan sehari melayani pengunjung. Ini membuktikan siswa SMPN 1 Sampit berbakat wirausaha, gigih, pantang menyerah, kritis, tanggung jawab, kreatif.
“Tiket Gebyar Talenta kurang lebih 1.500 dari total target 1.800 tiket. Dijual seharga Rp 50 ribu per tamu undangan, yang diperuntukkan membiayai kegiatan, serta pembuatan plakat penghargaan untuk pelajar yang tampil,” ungkapnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post