SAMPIT – Program Kampus Mengajar merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
“Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa belajar di luar kampus dengan menjadi mitra guru dalam proses pembelajaran dan upaya peningkatan literasi numerasi siswa di sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah kejuruan (SMK),” kata Kepala Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, M Irfansyah, Jumat 5 Januari 2024.
Program Kampus Mengajar Angkatan 7 Tahun 2024 sudah dibuka dan masa pendaftaran pada 1 November 2023 lalu. Hal ini sudah di informasikan kepada seluruh pimpinan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti), Perguruan Tinggi Negeri (PTN), Perguruan Tinggi Swasta (PTS), Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) yang berada di bawah naungan Kemendikbudristek.
“Program Kampus Mengajar membuka ruang bagi mahasiswa untuk bisa mengaplikasikan keahlian serta ilmu pengetahuan mereka dalam membantu siswa di satuan pendidikan dasar,” ujarnya.
Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaktualisasikan minat, semangat dan keinginan mahasiswa. Keberadaan mahasiswa Kampus Mengajar ini memberi peningkatan kemampuan siswa dalam numerasi dan literasi.
“Manfaat mengikuti program ini yaitu dapat terlibat langsung sebagai mitra guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan di sekolah sasaran dalam menyusun dan melaksanakan strategi pembelajaran di sekolah yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan,” ujarnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post