SAMPIT – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) komunitas belajar khususnya yang ada di SMP N 11 Sampit guna mengetahui sejauh mana perkembangan dari kelompok belajar tersebut.
“Pada dasarnya monev merupakan kegiatan pemantauan suatu kegiatan dan bukan merupakan suatu kegiatan yang mencari- cari kesalahan, tetapi membantu melakukan tindakan perbaikan secara terus menerus,” kata Kasi Kurikulum dan Pembinaan SD Disdik Kotim, Akbar, Selasa, 12 Desember 2023.
Lanjutnya, saat ini beberapa satuan pendidikan mulai mencoba menerapkan Kurikulum Merdeka. Dalam pengimplementasian Kurikulum Merdeka, kiranya diperlukan adanya sebuah komunitas atau kelompok-kelompok yang terdiri dari pendidik untuk saling bertukar inspirasi dan juga ide dalam pembelajaran. Untuk itulah Komunitas Belajar hadir.
“Komunitas Belajar adalah sekelompok guru, tenaga kependidikan, dan pendidik lainnya yang memiliki semangat dan kepedulian yang sama terhadap transformasi pembelajaran melalui interaksi secara rutin dalam wadah di mana mereka berpartisipasi aktif,”jelasnya.
Pada implementasi Kurikulum Merdeka, Komunitas Belajar mendukung guru, tenaga kependidikan dan pendidik lainnya untuk dapat mendiskusikan dan menyelesaikan berbagai masalah pembelajaran yang dihadapi saat implementasi Kurikulum Merdeka.
“Dalam membangun sebuah Komunitas Belajar, terdapat beberapa tujuan utama yang harus diterapkan. Di antaranya seperti mengedukasi anggota komunitas dengan mengumpulkan dan berbagi informasi terkait pertanyaan dan masalah terkait praktik, memfasilitasi anggota komunitas untuk terus belajar, mendorong peningkatan kompetensi anggota lewat diskusi dan sharing, serta mengintegrasikan pembelajaran yang didapatkan melalui komunitas dalam pekerjaan sehari -hari,” pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post