SAMPIT – Sebanyak 79 kepala sekolah (Kepsek) yang digeser oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Di antaranya 43 kepala SMP dan 36 kepala SD di lingkungan Disdik Kotim.
“Kita mengharapkan kepala sekolah ini memberikan yang terbaik untuk sekolah terutama untuk menyesuaikan dengan program kementrian yaitu kurikulum merdeka,”kata kepala bidang guru dan tenaga kependidikan (GTK) Disdik Kotim, Edie Sucipto, Senin 11 Desember 2023.
Dijelaskannya, selama ini perubahan-perubahan melalui digitalisasi diharapkan cepat dilakukan, dan pihaknya juga ingin kepsek depat berkolaborasi dengan guru-guru yang ada.
“Sehingga sekolah itu bukan hanya tanggung jawab kepsek namun tanggung jawab bersama dimana kalau kita lihat kemendikbud pada tahun 2021 menyatakan bahwa kepsek itu ditugaskan sebagai guru, guru ditugaskan sebagai kepsek. Jadi harus saling berkoordinasi intinya,”tegasnya.
Menurutnya, Disdik juga sudah berkoordinasi kepada pihak pengawas pembina dan pengawas wilayah terkait permendikbud 40 tahun 2021, pertama untuk tingkat sertifikasi pendidikan dan kedua guru penggerak. Tahun ini ada 8 orang guru penggerak yang diangkat. 5 orang menjadi KS dan 3 orang menjadi kepsek.
“Mereka sudah memenuhi syaratnya. Untuk sertifikasi pendidikan itu kriterianya di kementrian langsung melalui PPG. Dua kriteria itu menjadi syarat ditambah juga leader shipnya dan juga bisa berkolaborasi dengan guru-guru dan masyarakat sekitar,”pungkasnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post