PALANGKA RAYA – Saat ini, Kota Palangka Raya tengah memasuki musim penghujan. Guna memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Palangka Raya berkomitmen untuk terus menyediakan pasokan air yang aman dan berkualitas.
Langkah tersebut diambil sebagai wujud dari peranan strategis Perumdam dalam mendukung kesejahteraan masyarakat khususnya di Kota Palangka Raya.
Direktur Utama Perumdam Palangka Raya, Budi Harjono mengatakan, jika pihaknya telah berupaya melakukan perbaikan infrastruktur air guna memastikan ketersediaan air bersih di berbagai wilayah.
Hal ini sejalan dengan komitmen Perumdam untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pelanggan.
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan air bersih demi kesejahteraan masyarakat. Melalui pemeriksaan pipa dan perbaikan filter secara rutin, kami berupaya memastikan pasokan air yang stabil dan berkualitas bagi masyarakat,” katanya saat dikonfirmasi, Senin, 11 November 2023.
Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan perbaikan infrastruktur penyuplai air bersih. Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko gangguan pasokan air dan memperpanjang jangka waktu penggunaan infrastruktur yang ada saat ini.
Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan, dari bulan Januari 2023 sudah disediakan mesin otomatis dengan tujuan agar persediaan air bersih bisa dipenuhi.
“Selain itu, apabila ada beberapa titik di Kota Palangka Raya yang masih mendapati air yang keruh, hal tersebut disebabkan di jaringan perpipaan, bukan di masalah pengolahan lagi. Air keruh biasanya diakibatkan pipa yang bocor. Air yang diterima terkadang kecil dan dalam jangka waktu tertentu air tersebut akan keruh akibat kebocoran pipa,” jelasnya.
Namun, lanjut Budi Harjono menegaskan, pihaknya saat ini telah menyediakan layanan pelaporan 1X24 jam, guna menanggapi laporan jika terjadi kebocoran pipa.
“Jadi ketika nantinya ada laporan kebocoran pipa, maka kami dapat dengan segera menindaklanjuti perbaikan pipa tersebut,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post