SAMPIT – Meski peserta didik diliburkan selama Ramadhan, namun peserta didik diwajibkan untuk tetap mengisi buku kegiatan yang nantinya akan dikumpulkan kepada guru di sekolah ketika masa libur telah usai.
Dikatakan oleh Kepala SMPN 9 Sampit Supriyono, buku itu nantinya akan dikumpulkan siswa pada saat masuk sekolah kembali. Sehingga selama libur ramadhan satu bulan penuh para guru bisa mengetahui kegiatan yang dilakukan oleh siswa di rumah.
“Buku kegiatan Ramadhan berisi panduan dalam menjalankan ibadah puasa bagi anak-anak maupun siswa sekolah. Buku ini juga digunakan untuk mencatat segala aktivitas yang dilakukan selama bulan Ramadhan,” kata Supriyono, Jumat 8 April 2022.
Para peserta didik ujarnya, bisa belajar tentang syarat wajib puasa, bacaan niatnya, tata cara shalat, hikmah Ramadhan, sampai hal-hal yang dapat membatalkan puasa.
“Mereka juga wajib mencatat kegiatan mereka selama bulan Ramadhan di buku ini, baik ibadah wajib maupun sunah. Kegiatan yang dimaksud mencakup ibadah puasa, shalat wajib lima waktu, pelaksanaan tadarus, hingga tarawih beserta isi ceramahnya,” sebutnya.
Menurutnya, dengan adanya buku ini, dapat memotivasi atau meningkatkan semangat anak-anak untuk menjalankan ibadah puasa serta membiasakan anak-anak untuk berbuat jujur dan melatih anak-anak untuk terbiasa beribadah sehingga mereka bisa tetap rajin selepas bulan Ramadhan.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post