SAMPIT – Tingginya minat anak terhadap kebudayaan tidak hanya sebatas melakukan aktivitas mengnal atau praktek di sekolah semata. Ternyata melibatkan anak dalam setiap kompetisi dapat membangun mental percaya diri pada anak.
Kepala SDN 7 Ketapang Sampit Ahmad Basuki mengatakan, pihaknya selalu mengikut sertakan peserta didik di sekolahnya di berbagai ajang perlombaan, tingkat sekolah maupun tingkat kabupaten dan daerah.
“Hal ini guna menumbuhkan rasa kepercayaan diri anak serta melatih anak untuk berani tampil di depan publik. Mereka juga bisa mengembangkan minat dan bakat mereka ketika mengikuti perlombaan-perlombaan,” ujarnya, Rabu 23 Maret 2022.
Menurutnya, melalui kompetisi, anak-anak diminta menampilkan kemampuannya selama berlatih. Kompetisi menanamkan sikap berani dan percaya diri. Bukan sekedar juara yang mereka cari, tapi bagaimana anak-anak dapat tampil dengan baik, dan menggali potensi yang ada pada diri mereka.
“Khususnya di bidang kebudayaan, merupakan salah satu aktifitas yang mendukung tumbuh kembang anak secara mental dan akademis. Selain itu kami selalu senantiasa berusaha menyediakan fasilitas mereka untuk berlatih di sekolah,” ungkapnya.
Tambahnya, tentu tidak mudah menanamkan rasa suka dan senang terhadap anak. Namun melalui hal-hal yang mereka sukai, anak memiliki kesempatan untuk berkompetisi, berprestasi, dan berpikir lebih positif dalam pola pembentukan mental.
(dia/matakalteng.com)




















Discussion about this post