SAMPIT – Komunitas trail Mentaya Trail Adventure (MAT) Reborn di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), menunjukkan kepedulian sosialnya dengan menyumbangkan dana ke Panti Asuhan Aninda Qolbu, yang berlokasi di Jalan Jaya Wijaya, Kota Sampit. Donasi ini merupakan bagian dari upaya komunitas untuk berkontribusi dalam kegiatan sosial dan membantu sesama.
Dana sebesar Rp 2.350.000 yang disumbangkan merupakan sisa dari iuran anggota MAT Reborn tahun 2023. Keputusan untuk menyumbangkan dana tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama, dengan arahan langsung dari Pembina Komunitas. Penyerahan dana dilakukan oleh Ferry, yang menjabat sebagai Bendahara komunitas pada tahun 2023, dan diterima oleh salah satu ustadz di Panti Asuhan Aninda Qolbu.
“Dana kas sisa iuran anggota MAT tahun 2023 disumbangkan ke Panti Asuhan Aninda Qolbu. Penyerahan dana ini dipimpin langsung oleh Ferry, Bendahara tahun 2023, dan diterima oleh ustadz di panti asuhan tersebut. Untuk tahun ini, posisi bendahara telah berganti,” ujar Ketua MAT Reborn, I Komang Agung, Senin 20 Januari 2025.
Komang menjelaskan bahwa iuran bulanan anggota tetap berjalan hingga kini, dan dana yang terkumpul digunakan untuk berbagai keperluan komunitas, termasuk kegiatan sosial dan acara komunitas lainnya, yang disepakati bersama oleh para anggota.
“Iuran anggota tetap berjalan, dan hasilnya digunakan untuk kepentingan komunitas sesuai dengan kesepakatan bersama,” jelasnya.
Hingga tahun 2023, jumlah anggota Komunitas MAT Reborn tercatat sebanyak 29 orang. Komang menambahkan bahwa komunitas ini terbuka bagi siapa saja yang ingin bergabung, tanpa persyaratan khusus. Satu-satunya kewajiban bagi anggota baru adalah membayar iuran bulanan, yang akan digunakan untuk mendukung berbagai aktivitas komunitas.
“Bagi yang ingin bergabung dengan MAT Reborn, tidak ada persyaratan khusus. Satu kewajiban utama adalah mengikuti iuran bulanan, yang nantinya digunakan untuk keperluan anggota MAT Reborn,” tambahnya.
Komunitas MAT Reborn berharap kegiatan amal ini dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lain untuk turut berkontribusi dalam membantu sesama, khususnya anak-anak di panti asuhan. Selain aktif dalam dunia trabas dan olahraga yang memacu adrenalin, MAT Reborn juga aktif dalam mengikuti berbagai acara trabas baik itu di Kalteng maupun diluar daerah dan kegiatan amal.
Diketahui bahwa Komunitas MAT Reborn telah terdaftar sebagai anggota Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kotim dan IMI Kalteng, yang semakin memperkuat eksistensinya dalam komunitas otomotif di wilayah tersebut.
“Kami ingin MAT Reborn bukan hanya tentang hobi dan kesenangan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu mereka yang membutuhkan,” tutupnya.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post