PALANGKA RAYA — Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Arif Norkim, menyambut positif keputusan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang resmi mengakui permainan domino sebagai salah satu cabang olahraga nasional. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk menginisiasi pembentukan kepengurusan Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.
“Kita ingin Kalteng ikut ambil bagian dalam pembinaan atlet-atlet domino ke depan. Saya siap menginisiasi kepengurusan PORDI, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota,” ujar Arif Norkim, Kamis 10 Juli 2025.
Menurut Arif, domino bukan hanya permainan tradisional yang akrab di tengah masyarakat, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai cabang olahraga yang bisa digemari berbagai kalangan. Ia melihat legalitas yang diberikan pemerintah pusat sebagai peluang untuk mengembangkan potensi lokal, sekaligus membentuk ruang kompetisi resmi yang lebih tertata.
“Permainan domino ini kan sudah ada sejak dulu. Bahkan waktu jaga pos kamling agar tidak mengantuk, kita main domino sambil diberi hukuman seru-seruan. Sekarang, kalau ini dibina dengan serius, tentu bisa jadi olahraga yang berprestasi,” tambahnya.
Arif juga menyinggung soal legitimasi yang telah diberikan Majelis Ulama Indonesia (MUI), yang dinilainya membuka jalan bagi penerimaan olahraga ini secara luas di masyarakat. Dengan adanya legitimasi ini, domino dapat dipertandingkan secara resmi, termasuk dalam agenda olahraga tingkat daerah.
“Kalau sudah ada legalitas, tinggal kita dorong agar masuk ke agenda resmi olahraga daerah. Saya optimis ini bisa menjadi cabang yang diminati masyarakat, terutama karena kedekatannya dengan budaya lokal,” pungkas Arif.
Dukungan politis dari DPRD dinilai menjadi langkah awal penting dalam membangun infrastruktur organisasi dan pembinaan atlet. Dengan adanya kepengurusan PORDI yang sah, diharapkan domino bisa berkembang tidak hanya sebagai hiburan rakyat, tetapi juga sebagai ajang kompetisi berprestasi hingga tingkat nasional.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post