PALANGKA RAYA – Perhelatan kejuaraan dunia balap sepeda UCI MTB Eliminator World Championship 2023, kembali digelar di Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng). CEO UCI MTB, Kristoph Bruynell mengaku senang dapat kembali ke Palangka Raya dan menyelenggarakan kejuaraan balap sepeda tingkat dunia.
Kejuaraan kali ini disebutkan Kristoph lebih besar jika dibandingkan dengan kejuaraan tahun lalu. Pasalnya kejuaraan ini akan menghasilkan juara dunia. Indonesia bersama dengan 57 negara lain akan bersaing di kejuaraan dunia balap sepeda yang diadakan di Kawasan Asia untuk pertama kalinya.
“Perlombaan ini merupakan pertama kalinya diadakan untuk kawasan Asia hal ini tentunya menjadi sebuah kehormatan untuk Indonesia dan provinsi Kalimantan Tengah untuk memiliki kesempatan menggelar kompetisi ini,” sebutnya saat diwawancara seusai launching Sirkuit MTB City SG1973, Di Stadion Tuah Pahoe, Sabtu, 11 November 2023.
Dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng yang telah berusaha menggelar event balap sepeda. Hal ini terbukti dari sirkuit yang dibangun lebih baik jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sirkuit baru yang dibangun ini dinilai telah memenuhi standar internasional.
Pengembangan sirkuit balap sepeda diakui Kristop dilakukan berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya. Meningkatnya kualitas sirkuit membuat event balap sepeda dengan level yang berbeda semakin menarik bagi para atlet.
“Sirkuitnya sangat bagus, dan memiliki kualifikasi internasional kami sangat senang dengan hasil dari pembangunan sirkuit ini. Kami melihat ada banyak peningkatan dalam pembuatan sirkuit, pengerjaannya pun sangat cepat. Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas usahanya untuk menggelar event ini dan berhasil mengembangkan sirkuit dengan sangat baik,” ucapnya.
Lebih lanjut Kristoph mengatakan, jika penyelenggaraan kejuaraan dunia balap sepeda UCI MTB Eliminator World Championship 2023 merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia dan Palangka Raya serta masyarakat setempat. Dirinya berharap, perhelatan ini memberikan dampak positif, salah satunya memperkenalkan Kalteng kepada dunia.
“Sesuatu yang unik pada event ini adalah area yang baru, negara yang baru dengan kultur yang berbeda akan membawa pertandingan ini pada level yang berbeda dan pengalaman yang tentunya berbeda juga untuk para riders. Pelaksanaan kejuaraan dunia ini sendiri tentunya akan membawa efek dan dampak yang sangat besar bagi daerah ini,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post