NANGA BULIK – Musibah kecelakaan menimpa mobil tahanan Kejaksaan Negeri Lamandau Rabu 12 Februari 2020. Mobil yang membawa 10 terdakwa dari rumah tahanan (Rutan) Pangkalan Bun ini terbalik saat melintas di jalan trans Kalimantan, tepatnya di Desa Sulung, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), sekira pukul 14.00 WIB.
Akibat kejadian ini, 5 terdakwa harus di rawat di UGD, serta satu orang supir dan anggota polisi yang melakukan pengawalan mengalami luka-luka. “Benar, telah terjadi kecelakaan bus tahanan Kejaksaan Negeri Lamandau. Para korban mengalami luka ringan dan telah ditangani oleh tenaga medis,” ujar Humas RSUD Lamandau, Dhaly.
Dari informasi yang didapatkan, bus tahanan berangkat dari Rutan Pangkalan Bun sekitar pukul 12.00 WIB siang. Membawa 14 orang, terdiri atas 10 tahanan, kemudian pengawalan 2 Polisi dan 1 jaksa serta 1 orang supir.

Kecelakaan terjadi saat bus melaju dengan kecepatan sedang dan melewati tanjakan dan berkelok di dekat Bukit Sintang. Saat menanjak, supir bus dikagetkan dengan adanya truk yang melaju dari arah berlawanan dan mengambil jalur bus. Kemudian, banting setir ke kiri dan akhirnya terguling.
Sementara yang tidak terluka dititipkan ke tahanan Polres Lamandau. Kasat Lantas polres Lamandau, AKP F Ali Najib, saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya kejadian kecelakaan tersebut.Korban yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RSUD Lamandau.
“Iya telah terjadi kecelakaan mobil tahanan Kejaksaan Negeri Lamandau, namun karena tempat kejadian perkara berada di wilayah Kabupaten Kobar, maka penanganannya diserahkan kepada Satlantas Polres Kobar,” ungkapnya. Kami hanya membantu melakukan evakuasi dan pengamanan,” tukas Najib.
Sementara Pihak Kejaksaan Negeri, hinga saat ini masih menangani para korban kecelakaan. Karena untuk para terdakwa harus mendapat penanganan khusus, berbeda dengan pasien pada umumnya.
“Ini adalah musibah, tidak ada seorangpun yang menginginkannya. Kita telah berusaha semaksimal mungkin untuk menanganinya, yang terpenting saat ini semua penumpang selamat, walau ada beberapa yang luka ringan dan telah mendapat perawatan,” ungkap Kajari Lamandau, Rachmad Surya Lubis, saat dikonfirmasi wartawan menggunakan seluler. “Semua tahanan aman, tidak ada yang melarikan diri,” tukasnya.
(btg/matakalteng.com)






















Discussion about this post