KUALA PEMBUANG – Ketua DPRD Seruyan,Zuli Eko Prasetyo menyoroti bangunan kolam renang di kawasan objek wisata Pantai Sungai Bakau.
Menurutnya, sampai saat ini bangunan kolam renang tersebut tidak jelas pengelolaan dan peruntukannya sehingga terkesan mubazir.
“Kita saat ini melihat kolam renang tersebut tidak terkelola, jadi kesannya mubazir,” ujar Zuli Eko, Selasa 4 Febuari 2020.
Eko menyayangkan fasilitas tersebut dibiarkan begitu saja tanpa dirawat oleh Disporaparbu, sehingga terkesan mubazir. Seharusnya, fasilitas yang dibangun menggunakan dana daerah itu diperbaiki sehingga bisa dimanfaatkan oleh para wisatawan yang berkunjung ke objek wisata Sungai Bakau.
“Kita juga dapat info bahkan bagian samping kolam dan lantainya sampai ditumbuhi rumput dan pohon kecil,” katanya.
Mantan wartawan ini juga mempertanyakan, jika ada hambatan dalam perawatan dan penggunaan kolam renang itu karena status aset, mengapa sampai bertahun-tahun tidak ada tindakan atau usaha untuk mengurus pengalihan aset tersebut.
“Kalo masalah aset punya siapa, yah jangan biarkan berlarut-larut, jangan didiamkan, masa sudah berapa lama ini tidak ada tindakan,” tegasnya.
Ia berharap, instansi terkait segera melakukan langkah atau tindakan agar masyarakat bisa segera menikmati fasilitas yang di bangun menggunakan uang mereka.
“Saya harap segera ada jalan keluarnya, biar masyarakat juga bisa menikmatinya,” tutup Eko.
(vic/matakalteng.com)






















Discussion about this post