PALANGKA RAYA – Saat ini objek wisata bagi masyarakat tidak melulu dengan mendatangi ikon-ikon wisata biasa seperti tempat wisata. Seiring dengan berjalannya waktu, masyarakat sudah mulai jeli melakukan berbagai inovasi salah satunya melalui kuliner.
Tidak sedikit sekarang sebuah tempat atau wilayah menawarkan wisata kuliner yang ada di daerahnya. Seperti halnya di kota Palangka Raya yang saat ini mulai bermunculan berbagai jenis kuliner yang ditawarkan oleh produsen.
Melihat kondisi perkembangan kuliner di Kota Cantik, anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah mengatakan bahwa kuliner saat ini dapat menjadi ikon wisata. Selain itu bidang kuliner memiliki potensi yang menguntungkan secara ekonomi jika dikembangkan dengan serius.
“Para pelaku kuliner harus bisa melihat dan memanfaatkan peluang ini. Maraknya usaha kuliner di Kota Cantik ini dapat dijadikan peluang sebagai bagian dari pengembangan pariwisata,” ujar Mukarramah, Senin 2 November 2020.
Lebih lanjut disampaikan Mukarramah peluang ini harusnya tidak hanya di lirik oleh pelaku usaha kuliner tapi juga didukung oleh pemerintah kota. Dalam hal ini pemko dapat memanfaatkan peluang ini untuk meningkatkan penghasilan asli daerah dari sektor pariwisata.
“Pemko dalam hal ini dapat memberikan pembinaan kepada pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Khususnya bagi pelaku usaha makanan khas Kalimantan Tengah, dan melakukan promosi,” jelas Mukarramah.
Politisi perempuan dari Partai NasDem ini menjelaskan, dengan mengangkat makanan khas Kalteng sebagai ikon wisata kuliner, setidaknya menjadi bagian dari upaya menjaga aset budaya untuk terus dipertahankan dan dilestarikan
“Intinya, usaha kuliner bisa menjadi sektor wisata yang luar biasa apabila benar-benar dijalankan. Tentunya, diperlukan penanganan dan pengembangan yang lebih baik lagi dari sekarang,” ucapnya.
Di sisi lain harus disadari, sektor pariwisata merupakan sektor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi. Selain itu, sektor tersebut terbilang cepat di dalam menyediakan lapangan pekerjaan.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post