SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) SP Lumban Gaol meminta agar pemerintah setempat nantinya memberdayakan motoris kelotok penyeberangan Sungai Mentaya pada saat Jembatan Mentaya sudah terealisasi nantinya.
“Waktu kampanye Pilkada calon Gubernur periode yang lalu yaitu waktu itu yang bersaing adalah Ben Ibrahim dan Ujang Iskandar dengan Sugianto dan Pratowo program prioritas beliau termasuk membuat jembatan penghubung dari Sampit menuju Seranau untuk membuka keterisolasian, yang kedua waktu itu saya tahu juga bahwa Sugianto Sabran sebagai pemenang Gubernur menjanjikan hal serupa. Namun tidak ada realisasi,” ujarnya, Sabtu 21 September 2024.
Dan sekarang kata Gaol, Nadalsyah dan Supian Hadi juga menjadikan hal ini program prioritas untuk nanti membuka ketrisolasian dari Sampit ke Seranau dengan membangun jembatan penghubung.
“Yang menjadi tanggapan beberapa masyarakat yang menggunakan jalur ekonominya di sungai itu khususnya para pemilik-pemilik kapal motor, bahwa tidak perlu khawatir untuk kehilangan mata pencaharian. Kalau menurut saya nanti kalau memang benar-benar itu terjadi saya pun sebagai anggota DPRD dari Fraksi Demokrat tentu akan memperhatikan hal tersebut untuk mereka diberdayakan,” tegasnya.
Yaitu supaya mereka yang menggantungkan hidupnya di dunia itu tidak terganggu, contoh bisa kita diberdayakan nanti mungkin kapal-kapal motor mereka yang selama ini digunakan hanya untuk menyeberangkan masyarakat bisa dimodifikasi menjadi kapal-kapal untuk kreativitas susur sungai.
“Pemerintah bisa hadir di sana memberi stimulus supaya mereka tetap makin diberdayakan. Hal ini untuk menjawab pertanyaan kawan-kawan yang menggantungkan hidupnya di pekerjaan kapal motor,” ucapnya.
Kemudian lanjutnya, untuk Pilkada Kotim selalu incumbent yakni pasangan Halikinnor-Irawati, ia merasa akan menerima. Artinya akan mensupport kegiatan ini sebaik mungkin untuk benar-benar terwujud.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post