SAMPIT – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur Mariani mendorong, pemerintah setempat untuk memperhatikan Kecamatan yang sampai sekarang ini masih belum memiliki sekolah menengah pertama atau SMP.
“Untuk memberikan pemerataan pendidikan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia, tentu hal krusial yang perlu diperhatikan adalah keberadaan sekolah yang merata di setiap daerah,”ujarnya, Kamis 29 Agustus 2024.
Lanjutnya, hal ini selalu menjadi isu yang mereka temui saat reses anggota DPRD Kotim daerah pemilihan (dapil) IV yang meliputi Kecamatan Telawang, Kota Besi, Cempaga, dan Cempaga Hulu.
“Hal itu menjadi salah satu aspirasi yang diserap dari masyarakat di dapil IV. Karena akibat tidak adanya SMP di wilayah itu, masyarakat yang usia sekolah dan ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP harus susah payah mendatangi SMP di desa atau kecamatan lain,”bebernya.
Bahkan tambahnya, tidak sedikit anak dari keluarga kurang mampu yang tidak memiliki kendaraan untuk menempuh perjalanan yang cukup jauh sehingga memutuskan tidak melanjutkan pendidikan. Sementara jika harus ke kota, mereka harus memikirkan tempat tinggal dan biaya makan sebagai tambahan beban.
“Selama ini jika anak-anak di sana ingin bersekolah ke jenjang SMP harus pergi ke desa atau kecamatan lain. Tapi permasalahan tak selesai sampai di sini, karena jika ke luar desa atau kecamatan, mereka kembali terkendala masalah zonasi,” bebernya.
Menurutnya, keadaan ini dapat mempengaruhi perekonomian masyarakat, sebab SDM masyarakat kurang dapat bersaing dalam hal mata pencaharian.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post