SAMPIT – Marudin salah seorang kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang berhasil menduduki kursi DPRD Kotim setelah pemilihan legislatif awal tahun 2024 lalu menyampaikan rasa syukurnya bisa terpilih kembali pada masa jabagan 2024-2029.
Sebelumnya, Marudin adalah Pengganti Antar Waktu (PAW) yang menggantikan rekannya di DPRD Kotim pada masa jabatan 2019-2024. Yaitu pada tahun 2023 menggantikan Rambat yang mundur dari PKB untuk maju sebagai calon legislatif kembali melalui perahu Gerindra.
“Alhamdulillah pada kontestasi pileg kemarin PKB mendapatkan 5 kursi, ada kenaikan satu kursi dari periode sebelumnya 4 menjadi 5 dan kami fraksi PKB akan memperjuangkan semaksimal dan sekuat mungkin apa yang menjadi ideologi partai,”ujarnya, Kamis 15 Agustus 2024.
Yaitu kata Marudin, PKB adalah partai yang berideologikan rahmatan lil alamin yakni agar menjadi sebuah rahmat bagi seluruh semesta alam.
“Artinya kita disini lintas budaya, lintas suku, lintas agama, yang penting itu adalah kepentingan masyarakat tetap kita perjuangkan sebagai rahmat bagi semesta,”tegasnya.
Lanjutnya, PKB adalah partai yang populis di mana partai yang populis adalah yang selalu memperjuangkan hak-hak rakyat, jadi apapun kepentingannya adalah kepentingan rakyat yang diperjuangkan.
“Kemudian PKB adalah partai yang nasionalis, di mana kami menjunjung tinggi setinggi-tingginya bahwa negara Indonesia adalah negara kesatuan dan NKRI harga mati,”tegasnya.
Tambahnya, meski PKB adalah partai yang religius yang artinya berasaskan agama tetapi PKB tidak ingin menjadikan sebuah negara agama, bahkan dalam PKB sendiri ada muslim, kristen Protestan, Kristen Katolik, Hindu keharingan, bahkan dari Tionghoa ada juga banyak menjadi anggota parlemen.
“Sebagai langkah awal pada masa jabatan ini, yang kita prioritaskan adalah pertama pertanian, perkebunan, juga kesejahteraan, transportasi dan semua lini yang menyangkut kepentingan rakyat akan kami perjuangkan secara maksimal. Sehingga bisa menopang perekonomian lebih sejahtera, pemerataan dalam sisi lapangan kerja dan kesempatan kerja,”tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post