SAMPIT – Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) termasuk salah satu daerah yang dikenal banyak memiliki Perusahaan Besar Swasta (PBS) dan penyumbang terbesar dana bagi hasil kepada pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Untuk itu kehadiran sejumlah PBS di Kotim ini diharapkan turut memberikan kontribusi untuk kemajuan pembangunan daerah.
“Kehadiran PBS sudah seharusnya memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan di daerah ini. PBS harus berperan aktif membawa kemajuan. Kontribusi PBS secara umum dapat berupa peningkatan pendapatan daerah, penciptaan lapangan kerja, dan bantuan kepada masyarakat setempat,” ujarnya, Selasa 30 April 2024.
Ditegaskannya, apabila PBS aktif dalam membantu pembangunan daerah dan menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat sekitarnya, maka keberadaannya akan memberikan manfaat nyata yang dirasakan oleh semua pihak.
“Apalagi terdapat banyak PBS di Kotim ini, baik di sektor perkebunan, pertambangan, maupun kehutanan, yang seharusnya memberikan kontribusi besar dalam pembangunan,”tegasnya.
Dicontohkannya seperti membantu dalam pembangunan akses jalan, penyediaan tenaga listrik, dan penyerapan tenaga kerja lokal. Dengan turut sertanya PBS dalam pembangunan daerah, maka masalah akses jalan yang sulit juga akan bisa teratasi.
“Desa juga akan mendapatkan pasokan listrik, dan angka pengangguran dapat ditekan. Kami di DPRD akan terus melakukan pengawasan dan mengingatkan pemerintah setempat, agar PBS dapat senantiasa memberikan kontribusi pembangunan dalam setiap tahunnya,”ucapnya.
Menurutnya, jika PBS tidak memberikan kontribusi, pihaknya akan memberikan teguran bahkan tindakan yang direkomendasikan kepada pemerintah setempat sebagai unsur pelaksana kebijakan di daerah ini.
Ia juga mengapresiasi sejumlah perusahaan yang sudah berkontribusi nyata dalam pembangunan di daerah ini, bahkan salah satunya turun andil dalam perbaikan jalan Lingkar Selatan pada tahun lalu.
“Cukup banyak perusahaan yang membantu kemarin, ini menjadi contoh baik dimana perusahaan bahu membahu membantu perbaikan jalan. Karena yang menikmati jalan itu tidak hanya masyarakat saja, namun juga pihak perusahaan,”ungkapnya.
Disebutkannya, ada sebanyak 22 perusahaan yang memberikan bantuan waktu itu, diantaranya perusahaan Group Cipta Plantations meliputi PT Borneo Sawit Perdana dan PT Nusantara Sawit Persada, Grup Musirawas yaitu PT Uni Primacom, PT Hutanindo Agro Lestari, PT Sumur Pandan Wangi dan PT Musirawas Citra Harpindo.
Makin Group yaitu PT Katingan Indah Utama, PT Mukti Sawit Kahuripan, PT Surya Inti Sawit Kahuripan dan PT Wanayasa Kahuripan Indonesia. BGA Group yaitu PT Windu Nabatindo Lestari, Wilmar Group yaitu PT Bumi Sawit Kencana, PT Karunia Kencana Permai Sejati, PT Mustika Sembuluh dan PT Mentaya Sawit Mas.
Serta Group KLK yaitu PT Karya Makmur Abadi dan PT Mulia Agro Permai. Sedangkan perusahaan sawit non group yaitu PT Gading Sawit Kencana, PT Hutan Sawit Lestari, PT Sapta Karya Damai, PT Swadaya Sapta Putra dan PT Sarana Prima Multi Niaga.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post