SAMPIT – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) mengingatkan, pemerintah untuk terus memperhatikan kesejahteraan petani, karena sudah sepantasnya petani mendapatkan dukungan dari berbagai elemen.
“Merujuk pada pasal 33 ayat (3) UUD 1945 menyebutkan, bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar besarnya demi Kemakmuran rakyat,” kata Anggota DPRD Kotim, SP Lumban Gaol, Jumat 21 Juli 2023.
Bahwasanya kata Gaol, pemanfaatan bumi dan air serta kekayaan alam yang ada di Indonesia ditujukan bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Negara ini pernah Swasembada pangan pada tahun 1984 dan diharapkan dapat mengulangi pencapaian tersebut.
“Dalam upaya meningkatkan Ketahanan pangan di masa depan sesuai dengan amanat undang undang nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja maka perlu dilakukan pengalokasian lahan untuk pertanian pangan secara abadi,” tegasnya.
Hendaknya rancangan peraturan daerah yang saat ini tengah dibahas yaitu terkait perlindungan petani agar bisa menjadi payung hukum bagi petani, untuk meningkatkan kemandirian dan kedaulatan petani dalam rangka mewujudkan taraf kesejahteraan, kualitas dan kelangsungan hidup yang lebih baik.
“Kami sepakat dan menghukum ranperda Inisiatif tentang perlindungan petani. Sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang telah melimpahkan kepada kita masyarakat Kotim, sudah sepantasnya para petani didukung dan disupport dari berbagai elemen,” ucapnya.
Ketersediaan bibit kemudahan, mendapatkan pupuk bersubsidi maupun non subsidi, serta kehandalan para Penyuluh dalam membina para petani di Kotim. Perlindungan petani di dalam perkembangan jaman yang semakin berkembang, sektor pertanian memiliki andik yang cukup besar pada hajat hidup orang banyak serta memberikan kontribusi yang nyata dalam kehidupan perekonomian dan pembangunan ekonomi pedesaan.
“Salah satu langkah yang kami lakukan, melalui dana aspirasi untuk mendukung para petani di Kotim dengan mengadakan berbagai macam alat pertanian seperti mesin potong rumput, air sprayer, dan hand Traktor yang kami salurkan ke kelompok tani mandiri makmur dan kelompok tani bumi bersinar,” bebernya.
Diharapkan dengan langkah kecil tersebut bisa menggerakkan anggota DPRD lainnya untuk mengambil langkah dan berjuang demi kemajuan pertanian di Kotim.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post