SAMPIT – Banjir di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Mentaya Hilir Utara (MHU), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) membuat sejumlah petani di daerah itu gagal panen. Pasalnya semua lahan pertanian terendam banjir yang mengakibatkan tanaman menjadi rusak.
Wakil Ketua DPRD Kotim Rudianur mengatakan, warga setempat memerlukan bantuan dari pemerintah karena sumber penghasilan satu-satunya sudah hilang. Bahkan mereka kesulitan mencari bahan makanan.
“Semua lahan pertanian mereka terendam, meski akses jalan tidak terputus namun kalau hujan terus mengguyur daerah itu, tidak memerlukan waktu lama untuk akses jalan terputus. Saat ini saja jalan sudah mulai rusak,” kata Rudianur, Senin 26 September 2022.
Selain itu kata Rudianur, masyarakat setempat juga memerlukan bantuan obat-obatan dan vitamin untuk menguatkan imun tubuh agar tidak mudah terserang penyakit. Apalagi dimusim penghujan ini rentan terserang penyakit demam berdarah.
“Warga yang terendam banjir ini rentan terserang demam berdarah, karena mereka tidak bisa membersihkan lingkungan lantaran air berada dimana-mana. Juga penyakit diare serta gangguan pencernaan lainnya juga sering terjadi,” ungkapnya.
Hingga saat ini kata Rudianur, warga masih menunggu bantuan dari pemerintah serta perusahaan sekitar. Agar dapat meringankan beban mereka serta memberikan dukungan moril kepada seluruh warga terdampak banjir untuk terus semangat.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post