SAMPIT – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kotawaringin Timur (Kotim) Khozaini mengatakan, perlu adanya evaluasi dan inovasi terkait pendaftaran peserta vaksin yang selama ini sudah berjalan.
“Ternyata dikeluhkan oleh para tenaga kesehatan (nakes) kita karena data peserta vaksin yang terdaftar terkadang tidak datang saat vaksinasi atau sudah tervaksinasi di kegiatan lain,” kata Khozaini, Rabu 29 September 2021.
Kedepan ujarnya, perlu dioptimalkan peran para RT, Puskesmas dan Pustu untuk suksesi kegiatan vaksin sehingga bisa terdata dan terverifikasi dengan valid warga yang belum dan sudah tervaksin. “Selain itu terkadang data peserta vaksin tidak bisa dan terkadang lupa di Entry di data peduli lindungi sehingga warga yang sudah tervaksin tidak bisa tercetak sertifikat vaksinnya,” tegasnya.
Untuk itu pihaknya menyarankan agar dilakukan evaluasi serta inovasi bagaimana hal itu dapat diatasi sehingga vaksinasi berjalan dengan lebih efektif.
(dia/matakalteng.com)






















Discussion about this post