PALANGKA RAYA – Proses replanting (peremajaan) sawit yang dilakukan PT Agro Indomas di Desa Lanpasa, Kecamatan Seruyan Raya, Kabupaten Seruyan, menuai kritik setelah kemunculan hama kumbang tanduk diduga merusak tanaman warga.
Situasi ini memicu kekhawatiran karena kebun perusahaan berdekatan langsung dengan lahan pertanian masyarakat. Petani mengeluhkan tanaman yang rusak dan penurunan produktivitas akibat serangan hama yang muncul pasca penanaman ulang oleh perusahaan. Kondisi tersebut mengindikasikan kurangnya antisipasi dan kajian menyeluruh sebelum replanting dilakukan.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Bambang Irawan, menilai persoalan ini menunjukkan lemahnya perencanaan yang dilakukan perusahaan. Menurutnya, setiap tahap replanting harus melalui analisis sosial dan ekonomi agar tidak berdampak pada masyarakat sekitar.
“Ini menunjukkan tidak ada perencanaan yang matang. Mereka harusnya memperhitungkan musim, potensi hama, dan kondisi lingkungan sebelum replanting,” kata Bambang, Jumat 28 November 2025. Dia menegaskan bahwa perusahaan wajib memahami pola musim serta aktivitas pertanian masyarakat agar potensi gangguan bisa mitigasi sejak awal. Tanpa koordinasi, kegiatan perusahaan justru mengancam ketahanan ekonomi warga sekitar.
Bambang menambahkan, replanting bukan sekadar mengganti tanaman baru; proses tersebut harus strategis dan penuh perhitungan karena dampaknya bisa meluas mulai dari munculnya hama hingga terancamnya panen petani. Komisi II akan menindaklanjuti laporan masyarakat. Jika investigasi menemukan kerugian ekonomi yang substansial, DPRD membuka peluang memanggil manajemen PT Agro Indomas untuk dimintai klarifikasi.
“Kalau benar ada kerugian, tentu harus dipertanggungjawabkan. Perusahaan harus hadir dan menjelaskan, karena ini menyangkut mata pencarian petani,” tegasnya. Bambang juga mengingatkan bahwa perusahaan perkebunan memiliki kewajiban moral dan sosial dalam menjaga keberlanjutan ekonomi masyarakat di sekitar konsesi.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post