PALANGKA RAYA – Kondisi keterisolasian sejumlah wilayah di Kecamatan Rakumpit menjadi sorotan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Fraksi PAN Agie, usai melaksanakan reses selama delapan hari di delapan titik wilayah tersebut. Dari hasil temu aspirasi, enam kelurahan di wilayah Rakumpit diketahui masih berstatus tertinggal dengan akses transportasi yang minim, bahkan sebagian belum memiliki jalan dan jembatan layak.
“Palangka Raya sebagai ibu kota provinsi ternyata masih punya kelurahan tertinggal. Enam kelurahan itu semuanya menghadapi masalah yang sama, yaitu jalan dan jembatan yang rusak atau belum tersedia,” ujar Agie saat diwawancarai awak media, Rabu 12 November 2025. Delapan titik yang dikunjungi dalam reses tersebut meliputi Kelurahan Kereng Bangkirai, Kanarakan, Pager, Gaung Baru, Panjangan, Petuk Bukit, Bukit Sua, dan Mungku Baru.
Dari hasil dialog, masyarakat mengusulkan pembangunan jalan penghubung dan jembatan antarwilayah sebagai kebutuhan paling mendesak. Menurut Agie, persoalan akses transportasi ini berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. “Ketika ada warga sakit, mereka harus menempuh dua kali perjalanan dengan biaya mencapai Rp300 ribu menggunakan klotok. Ini sangat memberatkan,” ungkapnya.
Dia menegaskan akan mengawal hasil reses tersebut untuk disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya Dinas Perumahan dan Permukiman, agar segera ditindaklanjuti. “Usulan ini konkret dan masuk akal. Akses jalan adalah kunci pemerataan pembangunan. Tidak boleh ada lagi daerah di Palangka Raya yang terisolasi,” tegasnya.
Agie juga menyebut bahwa aspirasi masyarakat Rakumpit sejalan dengan empat program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia, yakni pembangunan jalan antar desa, penyediaan air bersih, program makanan bergizi gratis, dan perumahan rakyat. “Kita harus menghapus imej bahwa masih ada desa tertinggal di wilayah kota. Itu tanggung jawab moral dan politik kita bersama, antara DPRD dan pemerintah provinsi,” pungkasnya.
(nra/matakalteng)






















Discussion about this post