PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah Kalteng pada saat ini sedang menjadi perhatian publik. Musim kemarau yang sedang berlangsung membuat asap semakin tebal dan berdampak buruk bagi kesehatan. Kondisi ini sangat berbahaya terutama bagi anak-anak yang paling rentan terkena gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
Untuk mengantisipasi dampak buruk kesehatan akibat polusi udara dari karhutla, Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan masker. Selain itu, ia juga menyarankan kepada para orang tua untuk mengedukasi anak-anaknya tentang dampak kesehatan yang diakibatkan oleh polusi udara dan pentingnya penggunaan masker.
“Kepada daerah yang terkena kabut asap tebal ada baiknya mempertimbangkan untuk meliburkan sekolah sementara waktu guna melindungi anak-anak dari polusi udara yang dapat menimbulkan berbagai macam penyakit utamanya ISPA. Namun, jika masih dalam kondisi tidak terlalu bahaya, maka penggunaan masker tetap perlu ditekankan dalam menjaga kesehatan,” usulnya, Sabtu, 2 September 2023.
Ia berpesan dalam situasi seperti ini, semua pihak harus saling berperan aktif untuk mencegah dampak buruk karhutla terhadap kesehatan dan lingkungan. Masyarakat harus juga dapat mendukung upaya pemerintah dalam pemadaman api dan menjaga lingkungan agar tidak terjadi lagi kebakaran hutan dan lahan. Kesehatan kita bersama harus menjadi prioritas utama.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post