PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng) Duwel Rawing meminta dalam rangka menekan angka stunting peran puskesmas dan posyandu agar dioptimalisasi.
Pasalnya hingga saat ini penanganan stunting menjadi salah satu perhatian serius Pemprov Kalteng, dikarenakan angka stunting masih tergolong tinggi di wilayah provinsi ini.
“Terutama di wilayah pelosok, peran puskesmas dan posyandu sangat penting. Kami mendorong puskesmas dan posyandu yang tidak aktif supaya diaktifkan kembali,” ucapnya, Rabu 2 Agustus 2023.
Duwel menilai fasilitas layanan kesehatan memiliki peran penting bagi masyarakat khususnya yang berada di wilayah pelosok. Puskesmas dan posyandu menjadi tempat strategis masyarakat untuk mendapatkan penanganan pertama dalam permasalahan kesehatan.
Oleh karena itu, selain dapat diaktifkan kembali, dukungan penuh dari pemerintah mulai dari sarana dan prasarana (sarpras) serta fasilitas pendukung dapat terus ditingkatkan. Keberadaan tenaga kesehatan terampil, diharapkan juga diperhatikan oleh pemerintah daerah.
“Selain dukungan sarpras dan SDM, diharapkan program pemeriksaan kesehatan gratis baik di posyandu ataupun puskesmas juga harus terus dilaksanakan agar kesehatan masyarakat dan anak-anak di Kalteng ini bisa semakin baik kedepannya,” tandasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post