PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Henry menilai keberadaan hutan harus dijaga guna mencegah terjadinya bencana alam, seperti tanah longsor dan banjir, yang dalam beberapa waktu belakangan kerap melanda.
Untuk itu ia meminta perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di Kalteng proaktif melakukan reboisasi lahan bekas beroperasi.
“Perusahaan yang bergerak dibidang perkebunan sawit atau kayu serta pertambangan wajib melakukan reboisasi lahan ketika sudah tidak beroperasi. Tujuannya tidak lain untuk menjaga kembali keberlangsungan hutan,” ucapnya, Selasa 18 Juli 2023.
Henry menambahkan reklamasi dan reboisasi ini perlu dilakukan untuk mencegah ablasi pada pinggiran atau bibir pantai sungai tidak terjadi serta untuk meminimalisir terjadinya banjir besar. Tidak hanya itu Ia juga meminta agar pemerintah daerah melakukan pemantauan aktivitas perusahaan terkait reboisasi. jika ditemukan adanya pelanggarannya Ia mengimbau agar segera diberikan sanksi sebagai efek jera.
“Sanksi perlu diberikan kepada perusahaan yang abai, itu untuk memberikan efek jera. Karena, jika perusahaan tidak melaksanakan kewajiban itu maka daerah dan juga masyarakat akan dirugikan. Pastinya kita akan mendukung setiap kebijakan yang dijalankan pemda jika itu untuk kebaikan bersama,” pungkasnya.
(vi/matakalteng.com)






















Discussion about this post