Atasi Stunting Di Mura Pemprov Didorong Kucurkan Bantuan Dana

PALANGKA RAYA – Stunting hingga saat ini masih menjadi salah permasalahan dibidang kesehatan dengan angka yang cukup tinggi di Kalimantan Tengah. Berdasarakan data nasional, angka stunting di Kalteng mencapai 40 persen. Angka itu terbagi disetiap kabupaten dan tertinggi, yaitu Kabupaten Murung Raya.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng Siswandi menyebut, ketika Komisi III melaksanakan kunjungan ke Kabupaten Mura, pemkab setempat menyampaikan aspirasi yakni meminta bantuan dana dari Pemprov Kalteng untuk menangani stunting.

Baca juga berita lainnya

“Ada sejumlah aspirasi dari Pemkab Mura kepada kita saat melaksanakan kunjungan kerja kesana baru-baru ini, salah satunya yakni meminta adanya bantuan anggaran dari Pemprov Kalteng untuk penanganan stunting disana,” ungkapnya, Selasa, 20 Juni 2023.

Selain itu, ia juga menyampaikan saat ini pihaknya memantau dan mencari informasi akurat penyebab minimnya hasil dalam penurunan angka stunting tersebut.

Dari berberapa pantauan dan kajian, ia menegaskan tingginya angka stunting di Kabupaten Mura ternyata terjadi ditingkatan kabupaten dan kecamatan. Sementara penduduk yang tinggal di daerah pedesaan belum terdata dengan baik.

“Memang data itu dipengaruhi banyak faktor. Kita juga memantau dan menggali informasi kenapa angka stunting disana tinggi, yang pasti salah satu penyebabnya yakni asupan gizi dan pola hidup maayarakat yang kurang baik,” ungkapnya.

Dalam rangka menurunkan angka stunting Siswandi menegaskan perlu adanya perhatian dan partisipasi semua pihak, utamanya pemerintah yang terjun ke masyarakat dalam memberikan sosialisasi hidup sehat, pendataaan dan penanganan cepat bila menemukan ada gejala stunting pada anak.

“Selain itu masyarakat juga harus bisa merubah pola hidup sesuai dengan anjuran kesehatan. Terlebih masyarakat yang tinggal di deaerah aliran sungai dekat tambang. Karena, kualitas air juga akan menjadi faktor penghambat tumbuh kembang anak,” tukasnya.

(vi/matakalteng.com)

ad-space

Berita Terkait

Next Post

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR