KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Yuniwa meminta kepada masyarakat Desa Tumbang Lampahung, Kecamatan Kurun, untuk bersabar dalam menunggu masuknya pasokan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
“Sekarang ini, dari PLN masih terus mengerjakan pemasangan sarana untuk pasokan aliran listrik, seperti tiang dan kabel listrik. Untuk itu, masyarakat di desa tersebut harus bersabar,” ucap Yuniwa, Minggu Januari 2020.
Legislator dari daerah pemilihan (dapil) I mencakup Kecamatan Kurun, Mihing Raya, dan Sepang ini mengakui, masyarakat Desa Tumbang Lampahung sudah sangat lama mendambakan adanya pasokan aliran listrik dari PLN, sejak desa tersebut menjalani program relokasi pada tahun 2017 lalu.
“Pasokan listrik dari PLN sangat dinantikan oleh masyarakat disana dan itu yang terus menerus mereka perjuangkan. Pasalnya selama ini, mereka harus menggunakan mesin genset yang memakan biaya cukup besar untuk membeli Bahan Bakar Minyak (BBM),” tuturnya.
Politikus Partai Golongan Karya (Golkar) ini pun menyakini, dengan masuknya pasokan aliran listrik dari PLN, maka akan membawa dampak positif dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat Desa Tumbang Lampahung tersebut.
Hadirnya listrik di desa itu, tentu akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat disana, ujarnya.
Sebelumnya, Manager PLN Rayon Kuala Kurun Yudha Prahara Gurun mengakui, ditargetkan paling lambat Bulan Februari tahun 2020, masyarakat Desa Tumbang Lampahung akan mendapat pasokan listrik.
Sejauh ini, pihaknya sedang mempersiapkan sarana dan prasarana agar pasokan listrik di desa itu dapat segera terwujud, seperti pemasangan tiang dan kabel listrik.
(sid/matakalteng.com)






















Discussion about this post