BUNTOK – Pembentukan perpustakaan keluarga salah satu langkah menumbuhkembangkan kebiasaan membaca dalam sebuah keluarga. Apabila referensi dan koleksi buku kurang, sebuah keluarga dapat memanfaatkan perpustakaamn yang dibangun oleh masyarakat maupun pemerintah. Hal tersebut dikatakan Rida Sri Ahlina Anggota DPRD Barsel, Jumat 22 Maret 2024.
Dikatakannya, tumbuh kembang minat baca masyarakat dipengaruhi berbagai factor, diantaranya, ketersediaan fasilitas perpustakaan dan penyediaan koleksi buku bacaan yang proporsional serta faktor ketertarikan.
Selain itu, lanjut Rida, faktor ekonomi juga mempengaruhi kemampuan daya beli, terutama buku dan akses informasi. Daya beli yang rendah, menempatkan kebutuhan bahan bacaan dan akses informasi berada pada urutan sesudah kebutuhan pokok atau dasar.
“Karena dengan membaca maka ilmu pengetahuan akan bertambah,” katanya.
Ia berharap, di tahun 2024 ini kiranya dapat terus memacu pertumbuhan dan perkembangan sarana dan pra sarana perpustakaan di daerah itu, sehingga budaya membaca akan tumbuh dengan sendirinya.
Perlu diketahui, kata tambah dia, bahwa minat membaca harus tumbuh sejak usia masih dini.
“Dengan begitu sejak kecil itulah maka ilmu pengetahuan serta wawasan akan didapat oleh generasi penerus bangsa ini,” ujarnya mengakhiri.
(co/matakalteng)






















Discussion about this post