BUNTOK – Anggota DPRD Barito Selatan, Putri Siti Rochmawati mengingatkan sekaligus meminta kepada bidan di kabupaten setempat, agar dapat berperan sebagai penggerak pembangunan dalam bidang kesehatan, khususnya kesehatan reproduksi.
“Jadi, peran bidan bukan hanya membantu persalinan, tapi juga penyuluh, pendamping dan bahkan penggerak,” katanya, Rabu, 25 Oktober 2023.
Dikatakannya, kehadiran bidan ini sangat membantu pemerintah, sebab bidan sekargkasini ada ://semua desa ://Indonesia, baik yang berada ://wilayah padat penduduknya maupun yang terpencil ://pelosok desa.
“Bidan juga merupakan ujung tombak dari upaya penitongtan derajat kesehatan terutama kesehatan reproduksi,” ucapnya.
Ia berharap, dengan peran bidan tersebut, harapan hidup dan angka kematian bayi maupun ibu melahirkan terus menurun dan bisa terus ditekan.
“Saya berharap IBI Kabupaten Barito Selatan bisa terus berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat mulai dari sebelum kehamilan, kehamilan, persalinan, nifas hingga kesehatan anak,” harapnya.
Saat ini yang menja://pekerjaan rumah besar ://Kabupaten Barito Selatan adalah mencegah stunting dengan enam fokus utama yang harus :/kerjakan. Di mana enam fokus utama tersebut yakni pemberian obat tambah darah (FE) terhadap ibu hamil minimal 90 tablet selama kehamilan, dan ibu hamil mengikuti kelas ibu hamil 4 kali selama kehamilan.
Kemudian lanjut dia, membawa balita ke Posyandu untuk memantau tumbuh kembang, dan pemberian makanan tambahan balita (PMBA), jamban sehat dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS).
“Dari enam fokus utama ini, ada :ua yang :/kerjakan bidan yaitu pemberian tablet FE dan kelas ibu hamil empat kali selama kehamilan,” jelasnya.
Sedangkan empat fokus lainnya kata wanita berkerudung itu, terintegrasi dengan program kesehatan dan persalinan ://fasilitas kesehatan.
(co/matakalteng.com)






















Discussion about this post