PALANGKA RAYA – Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Kalimantan Tengah, memaparkan hasil Final Monitoring dan Evaluasi Pendampingan SSGI Kabupaten/Kota.
Linae menjelaskan beberapa alasan penting dilakukannya SSGI, yang terkait dengan pelaksanaan Perpres No. 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, tanggung jawab publikasi angka stunting kabupaten/kota oleh Kementerian Kesehatan, serta evaluasi intervensi konvergensi yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.
“SSGI juga berperan dalam pemenuhan laporan Disbursement Link Indicator (DLI) untuk Program Investment in Nutrition and Early Years (INEY) yang dikoordinasikan oleh Kantor Wakil Presiden,” sebut Lina, Jumat 10 Januari 2025. Lebih lanjut, Linae mengungkapkan bahwa sebaran blok sensus SSGI 2024 mencakup 891 blok yang tersebar di 14 kabupaten/kota dan 628 kelurahan/desa.
Hingga tanggal 9 Januari 2025, hampir semua kabupaten/kota di Kalimantan Tengah telah menyelesaikan pembaruan data balita, meskipun ada beberapa kabupaten yang masih dalam proses, seperti Barito Utara, Lamandau, Katingan, Murung Raya, dan Palangka Raya. Menurut Linae, upaya pembaruan data di Kalimantan Tengah telah mencapai 98,32 persen, menempatkan provinsi ini di urutan ke-15 secara nasional.
“Sementara itu, capaian pengumpulan data di Kalimantan Tengah tercatat sebesar 76 persen, sedikit di bawah capaian pengumpulan data nasional yang mencapai 83,53 persen,” imbuh Linae. Dia juga menginformasikan bahwa progress pelaporan TPPS Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah Tahun 2024 telah dapat diakses melalui link resmi, meskipun masih ada tiga kabupaten yang belum melaporkan, yaitu Kabupaten Seruyan, Kabupaten Lamandau, dan Kota Palangka Raya.
Ia berharap semua kabupaten/kota di Kalimantan Tengah dapat menyelesaikan progress pelaporan dan mencapai 100% pelaporan TPPS Semester II Tahun 2024 sebelum batas waktu yang ditentukan.
(vi/matakalteng)






















Discussion about this post