SAMPIT – Kecamatan Telawang dan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur masuk dalam peringatan dini cuaca, yaitu waspasa terjadinya hujan lebat pada 16 Maret 2024. Hal itu berdasarkan informasi Citra Satelit cuaca HIMAWARI-8 Infra Red Enhanced pukul 07.00 WIB menunjukkan terdapat pertumbuhan awan signifikan di wilayah Kotim terutama di Kecamatan Telawang dan Kota Besi.
“Meski demikian secara umum Kotim saat ini masih mudah terbakar. Hal itu terlihat dari peta potensi kemudahan terjadi kebakaran ditinjau dari parameter cuaca wilayah Kalimantan Tengah masuk dalam zona merah dengan kata lain sangat mudah terbakar,” kata Kepala BMKG Bandar Udara H Asan Sampit, Musuhanaya, Sabtu 16 Maret 2024.
Bahkan ujarnya, terdapat satu titik panas atau hotspot di wilayah Kotim tepatnya di Kecamatan Telaga Antang, Desa Tumbang Puan. Sehingga perlu diwaspada arah angin berdasarkan informasi penjalaran arah angin dari data satelit Himawari, arah angin adalah dari Barat Laut menuju Timur hingga Tenggara.
“Sedangkan untuk prakiraan akumulasi curah hujan di Kabupaten Kotim pada tanggal 16 Maret 2024 jam 07.00 WIB hingga tanggal 17 Maret 2024 jam 07.00 WIB berdasarkan Data Model Prediksi Cuaca Numerik berpotensi BERAWAN,” bebernya.
Yang perlu diwaspadai juga saat ini adalah kondisi gelombang yang cukup tinggi mencapai 2 meter, yang dapat membahayakan pelayaran. Prakiraan ini berlaku sampai dengan 17 Maret 2024, yakni ketinggian gelombang dari 1,0 sampai dengan 2,0 meter. Kondisi ini terjadi dari siang hingga malam hari.
“Saat ini kita juga tengah bersiap memasuki musim pancaroba atau peralihan dari musim panas ke musim kemarau. Karena itu di beberapa wilayah kerap kali mengalami cuaca ekstrim atau perubahan cuaca yang terjadi secara drastis,” tutupnya.
(dia/matakalteng)






















Discussion about this post