Oleh: Rudi Wartawan Mata Kalteng***
Di zaman milenial, tentunya banyak cara bagi para pemburu syahwat untuk memuaskan nafsu mereka. Media sosial tentu saja menjadi sarana untuk dimanfaatkan dalam berbagi informasi, sekaligus digunakan sebagai jasa berselancar dunia maya dalam mendapatkan wanita penghibur berkelas bintang lima.
Kamis 26 September 2019 malam, sekira pukul 23.00 WIB malam, udara dingin hampir menembus ketulang sudahlah mulai terasa. Tentu saja pada jam itu, para kupu-kupu malam mulai menghiasi indahnya Kota Malang Jawa Timur hingga terbitnya matahari menyinari dunia.
Seakan tidak pernah pudar dari kehidupan, demi memenuhi kebutuhan sehari-hari banyak para gadis usia belia rela membasahi tubuhnya yang seksi hingga terasa sampai ke ubun-ubun tanpa memandang status social.
Berkedok jasa pijat dari sebuah akun media sosial menawarkan paras cantik yang dapat dipilih sesuai keinginan dengan tarif bervariasi dari Rp300 Ribu hingga Rp1.7 Juta untuk short time dan long time.
“JIka ada yang tertarik, mami langsung memberikan nomor kontak kami sesuai dengan keinginan klien. Ada yang benar-benar pijat ada juga yang langsung begituan mas,” ujar Intan nama samaran saat dibincangi matakalteng.com.
Datang dengan menggunakan jasa transfortasi online dan berpakaian tertutup, Intan menceritakan hal tersebut sudah biasa ia lakukan, bahkan sebelum masuk kamar ia harus terlebih dahulu mengganti pakaian agar menarik perhatian.
Menariknya, ketika dalam kamar intan dengan semerbak wewangian yang ia gunakan ditambah menonjolkan bagian dada serta mengenakan rok mini yang telah ia tekuni kurang lebih dua tahun ini sengaja dibiarkan terbuka. (bersambung)
















Discussion about this post