PALANGKA RAYA – Polda Kalimantan Tengah memperketat pengawasan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan 1447 Hijriah melalui penguatan peran Satuan Tugas (Satgas) Pangan.
“Pengendalian harga dan pasokan pangan menjadi fokus utama Satgas Pangan Polda Kalteng menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional tahun 2026,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng Kombes Pol Edwar Zulkarnain, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, langkah tersebut dilakukan melalui pengawasan distribusi, pengecekan stok di pasar tradisional maupun modern, serta pemantauan jalur distribusi bahan pangan.
Satgas Pangan juga memastikan harga bahan kebutuhan pokok tetap sesuai ketentuan pemerintah dan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).
Selain pengawasan harga, upaya pencegahan penimbunan dan praktik monopoli juga menjadi perhatian utama aparat kepolisian.
“Kami tidak segan menindak tegas pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan momentum Ramadhan dengan melakukan penimbunan atau permainan harga,” tegasnya.
Edwar menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara berkelanjutan demi menjaga stabilitas ekonomi dan melindungi daya beli masyarakat.
Di sisi lain, Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyebutkan bahwa peningkatan permintaan pangan menjelang Ramadhan perlu diantisipasi secara bersama.
Ia mengatakan, pemerintah provinsi terus mendorong sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota dalam pengendalian inflasi daerah.
Langkah tersebut difokuskan pada pengawasan 14 komoditas pangan strategis yang berpengaruh terhadap stabilitas harga di masyarakat.
“Kami meminta seluruh pemerintah daerah dan instansi terkait untuk aktif menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan stok pangan menjelang Ramadhan dan Idulfitri,” tutup Yuas.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post