SAMPIT – Tangis pecah dari keluarga Bripda Muhammad Fadel, anggota Satintelkam Polres Kotawaringin Timur (Kotim) yang hilang sejak 20 Agustus 2025 lalu. Saat diwawancarai awak media, kakak kandung dan ibunda Fadel tak kuasa menahan air mata, berharap adik dan anak tercintanya segera pulang dalam keadaan selamat.
Dengan suara bergetar dan mata sembab, Fenti, kakak kandung Fadel, hanya bisa menitipkan doa dan harapan agar sang adik mendengar kabar keluarga yang terus menunggu dengan cemas.
“Harapannya, kalaupun Fadel melihat berita ini, pulanglah, karena kami semua keluarga sudah menunggu di rumah. Kami berharap kamu pulang dalam keadaan sehat walafiat,” ucap Fenti sambil menangis, Selasa 9 September 2025.
Tak hanya kepada Fadel, Fenti juga menyampaikan permohonan kepada masyarakat. Siapapun yang mengetahui keberadaan adiknya diharapkan dapat segera memberi informasi kepada keluarga maupun pihak kepolisian.
“Kalau ada yang melihat atau tahu keberadaan adik saya, mohon tolong sampaikan kepada keluarga atau kepolisian. Tujuan kami hanya satu, agar Fadel segera ditemukan dalam keadaan sehat walafiat,” imbuhnya penuh haru.
Hingga kini, sudah 20 hari lamanya sejak Fadel dilaporkan hilang. Sejak tanggal 20 Agustus 2025, kabar keberadaannya masih menjadi misteri. Anggota Satintelkam yang dikenal pendiam itu berpangkat Bripda, dan kesehariannya dikenal dekat dengan keluarga maupun rekan-rekannya di Polres Kotim.
Pencarian terus dilakukan oleh pihak kepolisian. Namun, hingga berita ini naikan, hasilnya masih nihil. Di tengah ketidakpastian itu, keluarga hanya bisa berharap dan berdoa agar Fadel kembali dengan selamat, walaupun upaya yang dilakukan dengan mendatangi paranormal tetap hasilnya nihil.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post