SAMPIT – Aksi kejahatan jalanan kembali menggegerkan wilayah Kota Sampit. Kali ini, seorang ibu rumah tangga bernama Rini (42) menjadi korban penjambretan yang menyebabkan dirinya kehilangan barang berharga.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat siang 19 Juli 2024 di Jalan Baamang Hulu 1, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kejadian tersebut membuat warga sekitar heboh.
Menurut Ketua RW 02, RT 10, Mastiar, peristiwa nahas itu terjadi ketika korban baru saja pulang dari menghadiri acara Haul. Saat berjalan kaki bersama orang tuanya, Rini tiba-tiba dihampiri oleh seorang pelaku yang menggunakan sepeda motor Scoopy berwarna merah. Pelaku kemudian merampas tas milik korban.
“Saat itu korban sedang berjalan kaki bersama orang tuanya. Kejadiannya tepat di depan rumah saya. Pelaku menggunakan motor Scoopy warna merah,” ujar Mastiar. Jumat, 19 Juli 2024.
Mastiar menambahkan, korban sempat melakukan perlawanan terhadap pelaku. Dalam upayanya mempertahankan tas yang berisi telepon genggam dan uang tunai, terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku hingga tali tas tersebut putus.
“Ketika tali tas putus, pelaku langsung melarikan diri dengan membawa tas korban,” ungkap Mastiar.
Aksi kejahatan ini tidak hanya membuat geger warga sekitar, tetapi juga menimbulkan kerugian bagi korban. Rini kehilangan barang-barang berharga yang nilainya mencapai jutaan rupiah.
(gus/matakalteng)






















Discussion about this post