PALANGKA RAYA – Kalapas Perempuan Palangka Raya, Sri Astiana, melakukan pengecekan mendadak terhadap handphone pejabat dan staf pegawai Lapas Perempuan Palangka Raya.
Tujuan dari pengecekan ini adalah untuk memastikan bahwa tidak ada keterlibatan dalam praktik judi online yang telah meresahkan masyarakat, termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kegiatan sidak ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga integritas dan profesionalisme Pegawai Lapas Perempuan Palangka Raya,” katanya, Selasa, 9 Juli 2024.
Setelah mengecek handphone milik pejabat dan staf, ia mengimbau seluruh pegawai di jajaran Lapas Perempuan untuk lebih hati-hati dan bijaksana dalam menggunakan alat komunikasi berupa HP.
Hal ini dilakukan dengan harapan agar handphone tidak digunakan untuk kegiatan yang dapat merusak karir maupun melanggar hukum. Kalapas Sri Astiana menegaskan bahwa apabila ditemukan pegawai terlibat dalam bermain judi online, maka akan diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.
Praktik judi daring telah menimbulkan kerugian dan melanggar hukum, sehingga tindakan tegas perlu dilakukan untuk mencegah hal tersebut terjadi di Lapas Perempuan Palangka Raya, Integritas dan profesionalisme pegawai Lapas Perempuan menjadi fokus utama dalam upaya pencegahan terlibat dalam praktik judi online.
“Saya menekankan pentingnya menjaga reputasi dan kewibawaan institusi Lapas Perempuan dengan tidak terlibat dalam aktivitas yang melanggar hukum,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post