KASONGAN – Juminto alias Ito (29) Warga Desa Bukit Raya, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diciduk jajaran Satres Narkoba Polres Katingan, Selasa 11 Februari 2020, sekira pukul 16.30 WIB.
Pasalnya, pemuda ini hendak melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu, di jalan Tumbang Samba Km 01. RT 002, Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan.
Dari tangan pelaku, jajaran Satres Narkoba Polres Katingan berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 paket narkotika jenis sabu-sabu dengan berat Bruto 6,83 gram, 1 buah Plastik klip bening ukuran 3×4, 1 buah HP merek Maxtron warna hitam, dan 1 unit mobil Toyota Ayla warna putih Nopol D 1542 YBE.
“Dari hasil penggeledahan ditemukan didalam saku baju depan sebelah kiri sebanyak 2 paket narkotika jenis sabu sabu. Atas perbuatan tersangka dan barang bukti yang ditemukan tersebut diamankan ke Polres Katingan untuk proses Sidik lanjut. Pasal yang di sangkakan yaitu pasal 114 ayat (2) atau pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” jelas Kapolres Katingan AKBP Andri Siswan Ansyah, SIK melalui Kasat Resnarkoba Katingan Iptu M Yosep Sukmawijaya, melalui rilisnya, Kamis 13 Februari 2020.
Dijelaskan, penangkapan pelaku saat anggota Satres Narkoba Polres Katingan mendapat informasi dari masyarakat mengenai peredaran narkotika jenis sabu- sabu diwilayah Katingan Hilir, dan atas informasi tersebut anggota melakukan penyelidikan.
“Saat melakukan penyelidikan didapat informasi, bahwa akan ada seseorang yang akan melakukan transaksi didaerah Km 01 Jalan Tumbang Samba. Sehingga atas informasi itu, anggota melakukan pemantauan disekitar tempat kejadian perkara,” ucapnya.
Dan saat melaksanakan pengamatan dan pemantauan, anggota mencurigai sebuah mobil Toyota Ayla warna putih yang berhenti dipinggir jalan didepan sebuah warung. Kemudian anggota mengamankan pengemudi mobil tersebut dan setelah ditanya mengaku bernama Juminto alias Ito.
Kemudian, saat diintrogasi oleh anggota yang bersangkutan mengaku akan melakukan transaksi sabu-sabu dengan seseorang, kemudian salah satu anggota meminta bantuan kepada salah satu masyarakat sekitar untuk menyaksikan penggeledahan badan dan mobil.
(anr/matakalteng.com)






















Discussion about this post