SAMPIT – Seorang bocah berusia 13 tahun tewas tenggelam di sebuah danau yang berada di tepian Sungai Lai, Desa Tangar, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Peristiwa naas ini terjadi pada penghujung tahun 2019, tepatnya pada 30 Desember, sekitar pukul 12.30 WIB.
“Korbannya adalah seorang bocah laki-laki. Masih kelas 1 SMP,” Kata Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Affandi mewakili Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel, Kamis 2 Januari 2019.
Kronologis, saat itu korban sedang bermain bersama 7 orang temannya. Saat siang tiba, mereka berenang di danau tersebut. Secara bergantian para bocah itu naik ke atas pohon lalu terjun ke danau.
“Mereka bergantian melakukan terjun ke danau. Saat gilitan korban, korban terjun ke danau itu namu tidak kunjung ke permukaan. 15 menit setelah itu barulah teman-teman korban panik dan melaporkan kejadian ini ke warga yang lokasinya cukup jauh,” jelas Kapolsek Mentaya Hulu.
Warga pun berusaha melakukan pencarian dan melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian setempat. Pencarian membuahkan hasil setelah memakan waktu hingga 4 jam. Jasad korban ditemukan di dasar danau sedalam 6 meter. Jasad korban pun di evakuasi dan dibawa ke klinik untuk di visum.
“Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Ini murni peristiwa tenggelam. Jasad korban sudah dimakamkan sehari setelah kejadian (Selasa, 31 Desember 2019). Keluarga telah mengikhlaskan kepergian korban. Semoga korban mendapatkan tempat yang layak di akhirat nanti,” tutur Iptu Affandi.
(shb/matakalteng.com)






















Discussion about this post