SUKAMARA – Bupati Sukamara, Masduki, mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukamara agar melakukan penanaman berbagai jenis sayuran di kantor masing-masing sebagai langkah nyata mendukung ketahanan pangan sekaligus penghijauan lingkungan perkantoran.
Imbauan tersebut disampaikan Masduki saat peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) Tahun 2026 yang digelar di Pasar Inpres Sukamara, Jumat, 27 Februari 2026.
Masduki meminta setiap kepala OPD memanfaatkan lahan kosong atau halaman kantor untuk menanam cabai serta berbagai jenis tanaman sayuran lainnya. Menurutnya, gerakan ini sejalan dengan arah kebijakan nasional, khususnya program Asta Cita yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kita mengimbau seluruh kepala OPD untuk menanam sayuran di lingkungan kantor masing-masing. Selain mendukung ketahanan pangan sesuai program Asta Cita Presiden, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penghijauan agar lingkungan perkantoran lebih asri dan produktif,” ujar Masduki.
Ia menegaskan, penanaman tersebut tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus dilaksanakan secara sungguh-sungguh dan berkelanjutan. Melalui gerakan menanam cabai dan sayuran di kantor-kantor pemerintahan, OPD diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam membudayakan kegiatan bercocok tanam di lingkungan kerja maupun di rumah.
Selain penanaman, Masduki juga menginstruksikan seluruh OPD untuk melaksanakan kegiatan kebersihan bersama atau kurve secara rutin dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Selasa dan Jumat di lingkungan kantor masing-masing.
Tidak hanya di area perkantoran, kegiatan kurve juga akan dijadwalkan di sejumlah lokasi strategis, seperti kawasan pasar, pantai, serta fasilitas umum lainnya. Melalui langkah tersebut, Masduki berharap dapat menumbuhkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mewujudkan Sukamara sebagai daerah yang hijau, tertata, dan nyaman.
(bb/matakalteng.com)






















Discussion about this post