SUKAMARA – Upaya pengembangan wirausaha serta meningkatkan variasi kuliner olahan khas Sukamara, Pemkab Sukamara melakukan pelatihan pengolahan bandeng asap kepada pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada diwilayah tersebut.
Setidaknya 40 pelaku UMKM di Kabupaten Sukamara mengikuti pelatihan pengolahan bandeng asap yang digelar oleh Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Sukamara selama tiga hari di Aula Kantor Desa Natai Sedawak.
Kabid Koperasi dan Usaha Mikro Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Sukamara, Ahmad Husaini mengatakan bahwa pelatihan diberikan bagi pelaku UMKM berupa materi dan pelatihan terkait pembuatan bandeng asap dengan mendatangkan narasumber dari Universitas Palangka Raya, Dinas Kesehatan Sukamara serta Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Sukamara.
“Meraka adalah pelaku usaha yang harus berkembang karena itu perlu untuk dibimbing dan dilatih dalam pengolahan ikan bandeng asap oleh Nara sumber dari Universitas Palangka Raya baik secara materi dan juga praktek pengolahannya langsung,” kata Ahmad Husaini, Selasa 6 Agustus 2024.
Selain itu juga para peserta pelatihan diberikan bimbingan terkait masalah perijinan untuk produk olahan dengan narasumber dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Sukamara dan Dinas Kesehatan yang memberikan materi terkait pengolahan makanan dengan cara yang higienis dan sesuai dengan standard kesehatan.
“Sehingga nantinya mereka ini selain bisa menciptakan produk olahan juga sudah paham terkait perijinan seperti sertifikat PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) serta cara pengolahan yang baik, sehat dan higienis menurut standar kesehatan,” jelas Ahmad Husaini.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini maka para pelaku UMKM yang bergerak dibidang industri rumah tangga dari sektor perikanan bisa menjadikan bandeng asap sebagai produk unggulan dari Kabupaten Sukamara mengingat potensi bahan baku yang masih banyak dan mudah didapat.
“Selama ini hasil tangkapan nelayan wilayah pesisir seperti ikan bandeng masih cukup berlimpah tetapi belum banyak dijadikan produk olahan dan diharapkan dengan kemampuan para pelaku usaha ini bisa menciptakan sebagai produk unggulan yakni ikan bandeng asap,” tukas Ahmad Husaini.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post