SAMPIT – Inflasi year on year (y-on-y) pada Juli 2024 yang terjadi di Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sebesar 1,39 persen. Sementara Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 105,21. Angka tersebut menurun jika dibandingkan pada Juni 2024 lalu.
“Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada beberapa kelompok,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotim Eddy Surahman, Selasa 6 Agustus 2024.
Disampaikan, beberapa kelompok tersebut diantaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,17 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,12 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,10 persen.
Lanjutnya, kelompok kesehatan sebesar 0,59 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,63 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,73 persen.
“kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,68 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 4,40 persen. Jadi itu kelompok-kelompok yang mempengaruhi inflasi di Sampit,” ujarnya.
Namun jika dibandingkan dengan inflasi y-on-y pada Juni lalu angka tersebut turun. Pasalnya pada Juni inflasi y-on-y berada diangka 2,51 persen dengan IHK sebesar 105,98. Angka tersebut membuat Kotim tertinggi di Kalimantan Tengah (Kalteng).
“Kalau tingkat deflasi month to month (m-to-m) Sampit Bulan Juli 2024 sebesar 0,73 persen dan tingkat inflasi year to date (y-to-d) Sampit Bulan Juli 2024 sebesar 0,56 persen,” imbuhnya.
(dev/matakalteng)





















Discussion about this post