SUKAMARA – Penjabat (Pj) Bupati Sukamara, Kaspinor mengatakan, bahwa perjalanan Isra Mikraj merupakan momentum bersejarah dalam peradaban Islam. Hal itu diungkapkannya saat membuka kegiatan peringatan Isra Mikraj di Masjid Agung Ad Durrun Nafis Sukamara.
Kegiatan yang digelar Pengurus Badan Kemakmuran Masjid Agung Ad Durrun Nafis itu mengundang penceramah Syekh Saifuddin Ashour dari Gaza Palestina.
“Peringatan seperti ini juga merupakan wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam dengan mengenang kembali sejarah perjalanan mulia Rasulullah dari Masjidil haram ke Masjidil Aqsa lalu naik ke sidratul muntaha,” jelasnya, Jumat, 9 Februari 2024.
Kaspinor menegaskan, jika peringatan Isra Mikraj di samping memperteguh keimanan dan ketakwaan sebagai umat muslim juga membangkitkan semangat keilmuan dan pengetahuan dalam menggali misteri alam semesta.
Menurutnya, melalui momentum peringatan Isra Mikraj ini pula menjadi wadah untuk bersilaturahmi dan menjalin tali persaudaraan.
“Saya pribadi menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang menggerakkan kegiatan ini dengan mendatangkan penceramah dari Gaza Palestina yaitu Syekh Saifuddin Ashour,” ucapnya.
Sementara itu, Syekh Saifuddin Ashour dalam ceramahnya yang diterjemahkan oleh seorang santri mengatakan bahwa masyarakat Gaza Palestina saat ini tengah berjuang untuk tetap berada di Tanah Gaza agar dapat melindungi tempat suci yang menjadi tempat Isro Mi’raj Nabi Muhammad yaitu Masjidil Aqsha.
(akh/matakalteng)






















Discussion about this post