KUALA PEMBUANG – Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Seruyan Sukardi mengungkapkan, bahwa pihaknya akan memperluas Tim Internal Pemerintah Daerah atau Organisasi Perangkat Daerah dalam rangka optimalisasi pendapatan daerah pada tahun anggaran 2025.
Ia menjelaskan, bahwa pada tahun ini Bapenda akan melibatkan beberapa pihak terkait, setelah pada tahun 2024 lalu hanya melibatkan internal pemerintah daerah atau seluruh OPD yang tergabung dalam Tim Optimalisasi Pendapatan Daerah.
“Pada tahun ini, Tim Internal Pemerintah Daerah diperluas dengan melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), KPP Pratama, Bapenda Provinsi Kalimantan Tengah, Kepala Desa dan pihak terkait lainnya,” katanya, Senin 17 Februari 2025.
Ia menjelaskan, bahwa perluasan kerja sama tersebut perlu dilakukan melihat target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang juga meningkat signifikan. Sehingga, Bependa berinisiatif untuk melibatkan OPD teknis yang tidak mempunyai target dalam merealisasikan PAD, akan tetapi mempunyai kewenangan dan fungsi untuk membantu optimalisasi PAD tersebut.
Untuk diketahui, target PAD Seruyan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025 ini adalah Rp265 miliar. Sedangkan pada tahun anggaran sebelumnya, target PAD ada diangka Rp161 miliar dan mampu terealisasi sekitar 53,24 persen.
Selain itu, pihaknya juga akan meningkatkan kapasitas atau kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang melakukan penagihan atau petugas di lapangan. “Terkait peningkatan kapasitas petugas pemungut ini, kita bekerja sama dengan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akutansi Negara (STAN),” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post