KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan terus berupaya dalam rangka meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang ada di wilayah setempat. Salah satu upaya tersebut yakni dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan daerah itu sendiri, khususnya untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan pemerintah setempat.
Untuk menuju hal itu, pemerintah daerah setempat melaksanakan kegiatan bimbingan teknis (bimtek) perencanaan, penganggaran, penatausahaan, pertanggungjawaban keuangan daerah dan persiapan surat perintah pencairan dana (SP2D) online yang terintegrasi dengan sistem informasi pemerintahan daerah (SIPD) Republik Indonesia (RI).
Kegiatan yang dilaksanakan di Denpasar tersebut dibuka langsung oleh Pj Bupati Seruyan Djainuddin Noor.
Dalam sambutannya, ia mengungkapkan bahwa SIPD adalah sistem informasi yang digunakan sebagai sistem perencanaan pembangunan daerah dan sistem keuangan daerah serta sistem pemerintahan daerah yang lain. “Termasuk sistem pembinaan dan pengawasan pemerintah daerah yang bertujuan untuk meningkatkan dan memudahkan percepatan dalam pengawasan dan pelayanan publik,” katanya.
Untuk diketahui, Bimtek ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mempercepat dan mengimplementasikan SIPD sebagai upaya mempermudah dalam pengambilan keputusan, serta dapat menghasilkan suatu data yang akurat. “Dan begitu pula persiapan penggunaan SP2D online merupakan salah satu program yang diperlukan kesiapannya, serta sosialisasi sejak dini guna kepada seluruh SKPD dalam penggunaan SP2D online,” ujarnya.
Maka dari itulah, ia berharap bimtek tersebut dapat meningkatkan kapasitas para pengelola keuangan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Seruyan. “Saya berharap dengan adanya pelatihan ini, diharapkan setiap PPK di SKPD, bendahara penerimaan/pengeluaran, bendahara pembantu dan penyusun laporan keuangan SKPD dapat memantapkan pengetahuannya dalam penatausaha keuangan daerah,” harapnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post