KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan terus berupaya dalam rangka memperhatikan kesejahteraan para petani di wilayah setempat.
Kepala DKPP Seruyan Albidinnor mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan saat ini yakni pihaknya berencana akan membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). “Yang mana, BUMD ini nantinya akan menampung beras hasil panen dari petani-petani lokal kita,” katanya, Selasa 14 Maret 2023.
Ia mengatakan, hal ini pihaknya lakukan sebagai salah satu upaya dalam rangka membantu pemasaran hasil panen masyarakat petani khususnya bila musim panen telah tiba.
Karena seperti yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya, harga gabah padi atau beras akan merosot jauh apabila sudah memasuki musim panen serentak. Pada tahun 2022 saja, harga gabah saat musim panen bahkan mencapai Rp4.500 per kilogram dan Rp9.000 untuk berasnya.
Sementara setelah sekitar tujuh bulan kemudian, harga gabah bahkan naik menjadi Rp10.000 dan beras hingga Rp20.000 per kilogramnya. “Sementara normalnya harga beraa kita itu sekitar Rp13.000 an per kilonya,” ujarnya.
Maka dari itulah, melalui BUMD ini pihaknya ingin membantu para petani agar supaya harga gabah dan beras pada saat musim panen bisa lebih stabil. “Harga beras yang nantinya akan ditampung oleh BUMD ini akan di sesuaikan dengan ketentuan,” pungkasnya.
(ald/matakalteng.com)






















Discussion about this post