PALANGKA RAYA – Penjabat (Pj) Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu mengatakan, jika saat ini masih terdapat sebanyak 69 jiwa yang berstatus miskin ekstrem.
“Namun ini dinamis karena bisa saja bertambah maupun berkurang. Misalnya dari 69 jiwa itu ada terjadi peningkatan pendapatan pada salah seorangnya, maka statusnya bukan lagi miskin ekstrem,” katanya, Rabu, 20 Desember 2023.
Dijelaskannya, keberadaan keluarga miskin ekstrem menjadi salah satu prioritas yang perlu segera ditangani dengan melibatkan SOPD terkait secara kolaborasi.
“Kami terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak untuk menciptakan program-program yang dapat membantu keluarga miskin ekstrem untuk keluar dari kondisi tersebut,” ucapnya.
Lebih lanjur Hera Nugrahayu menjelaskan, jika salah satu program terbaru tersebut, yakni peluncuruan kartu Pandohop Itah. Kartu ini digunakan untuk memberikan bantuan sembako setiap bulan kepada keluarga penerima manfaat.
Kondisi kemiskinan ekstrem tidak hanya mempengaruhi kehidupan keluarga yang terkena dampaknya, tetapi juga berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
“Oleh karena itu, saya mengajak semua pihak untuk bersama-sama berperan aktif dalam mengatasi masalah ini,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng)






















Discussion about this post