PALANGKA RAYA – Hingga kini kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya semakin marak terjadi. Hal tersebut membuat udara di Kota Cantik masih masuk dalam kategori tidak sehat.
Berdasarkan informasi dari aplikasi ISPUnet dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), sejak awal September 2023 kualitas udara di Kota Palangka Raya ada pada 108 PM 2,5 ada pada zona kuning atau kualitas udaranya dikategorikan tidak sehat.
“Kualitas udara di Kota Palangka Raya kategori tidak sehat yang bisa berdampak kesehatan pada manusia maupun hewan, maka dari itu masyarakat disarankan menggunakan masker,” Kata Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, Rabu, 6 September 2023.
Lanjutnya, untuk kelembapan udara di Kota Palangka Raya saat ini 78 persen, dengan kepadatan udara 1.009 dan suhu udara pagi ini ada pada 30 derajat celsius. Dengan kandungan oksigen pada udara sebesar 42 persen.
“Kami saat ini terus berupaya fokus melakukan upaya pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan, meskipun saat ini kami akui kesulitan sumber air dilapangkan saat melakukan upaya pemadaman,” pungkasnya.
(rzl/matakalteng.com)





















Discussion about this post