PURUK CAHU – Siswa di SDN Tumbang Tabulus, Desa Tumbang Naan, Kecamatan Seribu Riam, Kabupaten Murung Raya mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan fasilitas sederhana. Pasalnya, gedung sekolah mereka hangus terbakar pada 6 Mei 2021 lalu.
Lantas, langkah pemerintah agar siswa tetap dapat melaksanakan kegiatan belajar. Maka digunakannya bangunan rumah dinas guru yang sudah menjadi ruang kelas semenatar. Kegiatan belajar-mengajar yang ditargetkan Bupati Mura pada 31 Mei 2021 tampak mampu terwujud.
“Sesuai dengan perintah pak Bupati bahwa aktivitas belajar mengjar tetap jalan pascagedung sekolah terbakar. Itu sudah dilakukan dan peserta didik tetap semangat sampai menunggu bangunan sekolah baru,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mura, Ferdinand Wijaya, Jumat 4 Juni 2021.
Ferdinand menyampaikan untuk aktivitas belajar mengajar memang serba keterbatasan mengingat ruang kelas yang berukuran kecil, meski demikian para guru terlihat tetap bersemangat.
“Kondisi demikian memang menjadi hal yang baru bagi mereka yang semula dengan akses dan sarana yang memadai, tiba-tiba berbuah akibat terbakar. Kita terus memberikan dukungan agar mereka dapat kembali bangkit dengan semangat yang luar biasa, kendati berada di pelosok,” beber Ferdinand.
Untuk perencanaan pembangunan gedung sekolah baru sudah dilakukan, dan semua hal yang teknis dipersiapkan untuk proses menuju pembangunannya.
(zon/matakalteng.com)






















Discussion about this post