SAMPIT – Di balik peningkatan fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih menghadapi tantangan serius terkait ketersediaan tenaga medis dan tenaga kesehatan di sejumlah puskesmas.
Kepala Dinas Kesehatan Kotim, Umar Kaderi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini kebutuhan tenaga kesehatan belum sepenuhnya terpenuhi sesuai standar yang ditetapkan.
“Beberapa puskesmas masih belum memiliki dokter dan dokter gigi ASN, serta masih kekurangan tenaga kesehatan lainnya,” ujarnya, Kamis 23 April 2026.
Ia menegaskan bahwa pemenuhan tenaga medis menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat.
“Ke depan kami berharap ada penambahan tenaga medis agar pelayanan di setiap puskesmas bisa semakin optimal,” katanya.
Selain itu, Umar juga memaparkan bahwa Kotim kini memiliki tiga rumah sakit pemerintah yang terdiri dari satu rumah sakit tipe B dan dua rumah sakit pratama, serta satu Laboratorium Kesehatan Daerah sebagai fasilitas rujukan.
“Fasilitas ini menjadi rujukan ketika pelayanan yang dibutuhkan tidak dapat ditangani di puskesmas,” jelasnya.
Ia berharap dukungan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam pemenuhan tenaga kesehatan demi menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
(dia/matakalteng)





















Discussion about this post