• Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, 24 Juli 2026
  • Login
No Result
View All Result
NEWSLETTER
Mata Kalteng
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini
Mata Kalteng
  • News
  • Daerah
  • Legislatif
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom

Beranda » Dari 98 Ton ke 77 Ton per Hari, DLH Kotim Klaim Penanganan Sampah Mulai Efektif

Dari 98 Ton ke 77 Ton per Hari, DLH Kotim Klaim Penanganan Sampah Mulai Efektif

Rabu, 22 April 2026
in Kotawaringin Timur
A A
Foto:IST/MATA KALTENG - Tumpukan sampah di TPA Jalan Jendral Sudirman Km 14 Sampit.

Foto:IST/MATA KALTENG - Tumpukan sampah di TPA Jalan Jendral Sudirman Km 14 Sampit.

Share on FacebookShare on Twitter

SAMPIT – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Marjuki mengungkapkan terjadi penurunan signifikan volume sampah harian yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), dari sebelumnya sekitar 98,5 ton menjadi sekitar 77 ton per hari, sebagai indikator awal efektivitas pembenahan sistem pengelolaan sampah di daerah tersebut.

“Dulu kalau dihitung untuk dua kecamatan yaitu Baamang dan Mentawa Baru Ketapang saja itu sekitar 98,5 ton sampah per hari, sekarang paling maksimal di 77 ton dan cenderung menurun karena terus kita tekan melalui berbagai upaya,” ujar Marjuki, Rabu 22 April 2026.

Baca juga berita lainnya

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Ia menjelaskan, penurunan tersebut tidak lepas dari perubahan sistem pengelolaan sampah yang dilakukan sejak adanya evaluasi nasional oleh Kementerian Lingkungan Hidup terhadap TPA di seluruh Indonesia.

Pada 2025 tercatat sekitar 250 daerah dievaluasi, kemudian bertambah 173 TPA pada 2026 yang dinilai bermasalah karena masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping.

Kotim sendiri termasuk daerah yang terdampak evaluasi tersebut sejak 23 April 2025. Pemerintah daerah kemudian bergerak cepat melakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari penataan kawasan TPA hingga perubahan metode pengelolaan.

“Tidak dibolehkan lagi pembuangan terbuka. Kita langsung ambil langkah, mulai dari pemetaan, penataan jalan, hingga pengaturan ulang sistem pembuangan. Bahkan dalam waktu satu minggu kita sudah mulai bergerak aktif,” jelasnya.

Menurut Marjuki, saat ini pengelolaan sampah di TPA telah beralih ke sistem controlled landfill, yaitu metode penimbunan sampah yang dilakukan secara berlapis dan ditutup secara berkala untuk mencegah pencemaran lingkungan.

“Sekarang sampah maksimal tujuh hari harus sudah ditutup, bahkan bisa dua sampai tiga hari tergantung kondisi. Jadi tidak ada lagi sampah yang dibiarkan terbuka,” tegasnya.

Dalam proses pembenahan, DLH secara rutin melaporkan progres kepada pemerintah pusat melalui sistem pemantauan khusus, bahkan menggunakan teknologi drone untuk memastikan perubahan di lapangan dapat terpantau secara detail.

“Setiap ada progres kita laporkan, bahkan bisa setiap tiga hari. Semua itu dipantau, termasuk kondisi jalan, sistem drainase, hingga penutupan sampah,” ungkapnya.

Upaya tersebut juga didukung lintas sektor, termasuk Dinas PUPR dan pihak lainnya yang membantu penyediaan alat berat. Penanganan sampah bahkan ditetapkan sebagai prioritas daerah mengingat dampaknya yang luas terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Meski terjadi penurunan volume, Marjuki menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Peran masyarakat dalam memilah dan membuang sampah pada tempatnya sangat menentukan keberhasilan sistem yang telah dibangun.

“Sampah ini bukan hanya urusan pemerintah daerah. Dari rumah tangga seharusnya sudah ada pemilahan, minimal organik, non-organik, dan limbah berbahaya. Kalau itu dilakukan, yang dibuang ke depo akan jauh lebih sedikit,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak hanya fokus pada kondisi depo yang penuh, tetapi juga ikut bertanggung jawab terhadap kebiasaan membuang sampah sembarangan.

“Jangan hanya depo penuh yang diviralkan, tapi yang buang sampah sembarangan dibiarkan. Ini harus jadi kesadaran bersama,” tegasnya.

Saat ini, pengangkutan sampah dari depo di wilayah perkotaan seperti Baamang dan Mentawa Baru Ketapang berkisar antara 14 hingga 22 rit per hari, jauh lebih terkontrol dibanding sebelumnya yang kerap mengalami penumpukan bahkan tidak terangkut.

Namun demikian, tantangan masih ada, terutama dari sisi anggaran. Saat ini alokasi pengelolaan sampah di Kotim masih sekitar 0,1 persen dari APBD atau sekitar Rp4,3 miliar, jauh di bawah rekomendasi nasional yang idealnya mencapai minimal 3 persen.

“Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita tetap berupaya maksimal. Tapi ke depan perlu dukungan lebih agar pengelolaan sampah bisa berkelanjutan,” katanya.

Marjuki berharap, dengan perubahan sistem dan peningkatan kesadaran masyarakat, pengelolaan sampah di Kotim dapat semakin baik ke depan, serta mampu mencegah kembali terjadinya penumpukan yang berdampak pada lingkungan.

“Harapan kita ke depan sampah bisa semakin berkurang dan tidak ada lagi penumpukan. Tapi kuncinya tetap di kesadaran masyarakat,” tandasnya.

(dia/matakalteng)

Share1Tweet1SendShareShareSendScan
ad-space
Previous Post

Kotim Satu-satunya Kabupaten yang Dicabut Sanksi Oleh Kementrian Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah Tak Boleh Lengah

Next Post

Dorong BLUD, DLH Targetkan Optimalisasi Laboratorium dan Peningkatan Pendapatan Daerah

Berita Terkait

Kotawaringin Timur

Krisis Air Bersih di Teluk Sampit, Wabup Kotim Turun Langsung Pastikan Distribusi Berjalan

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026 Jadi Momentum Perkuat Sinergi, BNNK Kotim Fokus Lindungi Generasi Muda

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Tani Merdeka Kotim Ditargetkan Bangun Jaringan hingga Desa, Fokus Kawal Persoalan Petani

Rabu, 22 Juli 2026
Kotawaringin Timur

Pasar Rakyat Dituntut Beradaptasi di Tengah Perubahan Perdagangan, APPSI Kalteng Bahas Strategi Penguatan Pedagang

Selasa, 21 Juli 2026
Load More
Next Post

Dorong BLUD, DLH Targetkan Optimalisasi Laboratorium dan Peningkatan Pendapatan Daerah

Dibuka Bupati Kobar POPKAB 2026 Ajang Pembentukan Karakter Generasi Muda

Banyak Jabatan Kosong, Begini Kata Ketua DPRD Kota Palangka Raya

Banyak Jabatan Kosong, Begini Kata Ketua DPRD Kota Palangka Raya

Bupati Hj. Nurhidayah Resmi Buka TMMD Ke-128 di Pangkalan Banteng

DPRD Kota Palangka Raya Dorong Optimalisasi PAD

DPRD Kota Palangka Raya Dorong Optimalisasi PAD

Discussion about this post

Banner

PILIHAN EDITOR

HANI 2026, Pemkab Kotim Tegaskan Komitmen Wujudkan Daerah Bersih dari Narkoba

Kamis, 23 Juli 2026

BPBD Kotim Padamkan Karhutla di Perumahan CMDP, Api Melalap 1 Hektare Lahan Gambut

Kamis, 23 Juli 2026

Tabligh Akbar Bersama Ning Umi Laila, Irawati Ajak Masyarakat Perkuat Iman dan Ukhuwah Islamiyah

Selasa, 21 Juli 2026

Kotim Sepakati Raperda Penanganan Kawasan Kumuh, Perkuat Dasar Hukum Penataan Permukiman

Senin, 20 Juli 2026

PAN Kotim Tancap Gas Usai Terima SK, Abdul Hafid Bidik Tambah Kursi DPRD dan Perkuat Ranting

Minggu, 19 Juli 2026

Kotim Siaga Ganda Hadapi Karhutla dan Kekeringan, Dampaknya Mengancam Kesehatan dan Pertanian

Rabu, 15 Juli 2026

  • Hakim Nyatakan Penangkapan Tidak Sah, Rudiyanto Resmi Bebas dari Tahanan

    12235 shares
    Share 4894 Tweet 3059
  • TPP Bukan Hak bagi ASN

    5952 shares
    Share 2381 Tweet 1488
  • Ini Jadwal Libur Siswa saat Bulan Ramadhan

    4269 shares
    Share 1708 Tweet 1067
  • 317.000 Hektare Kebun Sawit Behasil Disita Satgas PKH

    3807 shares
    Share 1523 Tweet 952
  • Satgas PKH Dari Jakarta Akan Mendarat di Sampit, Tinjau Penyitaan Lahan Perusahaan Nakal

    3618 shares
    Share 1447 Tweet 905
  • Kunjungi Kalteng, Kasum TNI Pantau Langsung Penyitaan Lahan Satgas Garuda di Kotim

    2790 shares
    Share 1116 Tweet 698
  • PT HMBP dan Polda Kalteng Didenda Rp 335 Juta

    2367 shares
    Share 947 Tweet 592
  • Tentang Kami
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman
  • Kontak
COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK.
TENTANG KAMI  |  PEDOMAN  |  DISCLAIMER
KEBIJAKAN PRIVASI  |  KONTAK
© 2018-2023 MATA KALTENG. ALL RIGHT RESERVED.
PT RAJA DIGITAL MEDIA
JL. BUMI RAYA I, PERUM.ZAHRANA, RT.01/RW.01
KEL. BAAMANG BARAT, KEC. BAAMANG
SAMPIT, KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • News
  • Daerah
    • Kalimantan Tengah
    • Palangka Raya
    • Barito Selatan
    • Barito Timur
    • Barito Utara
    • Gunung Mas
    • Kapuas
    • Katingan
    • Kotawaringin Barat
    • Kotawaringin Timur
    • Lamandau
    • Murung Raya
    • Pulang Pisau
    • Seruyan
    • Sukamara
  • Legislatif
    • DPRD Kalimantan Tengah
    • DPRD Kota Palangka Raya
    • DPRD Barito Selatan
    • DPRD Barito Timur
    • DPRD Gunung Mas
    • DPRD Kapuas
    • DPRD Katingan
    • DPRD Kotawaringin Barat
    • DPRD Kotawaringin Timur
    • DPRD Lamandau
    • DPRD Murung Raya
    • DPRD Pulang Pisau
    • DPRD Seruyan
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Politik
  • Kesehatan
  • Olahraga
  • Kolom
    • Advetorial
    • Opini

COPYRIGHT © 2018-2023 MATA KALTENG
PROUDLY POWERED BY TEKNO HOLISTIK